Iklan - Scroll Untuk Baca Artikel
KarimunKepriKesehatanPendidikan

Barang Bawaan Santri Ponpes di Kundur Disemprot Disinfektan

×

Barang Bawaan Santri Ponpes di Kundur Disemprot Disinfektan

Sebarkan artikel ini
Kegiatan penyemprotan disinfektan pada barang bawaan santri Ponpes Darul Furqon Desa Sawang Laut, Kabupaten Karimun yang datang dari luar Pulau Kundur, Selasa (14/7/2020).
IKUTI RCMNEWS di Google News

Infoterkini.co.id – Babinsa Kodim 0317/TBK, Serda Yadi Mulyadi mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Furqon Desa Sawang Laut, Kabupaten Karimun, Selasa (14/7/2020).

Hadir juga bersama, bersama Camat Kundur Barat dan anggota Satpol PP di sekolah di Jl Pendidikan Dusun IV Kecamatan Kundur Barat itu.

Iklan - Scroll Untuk Melanjutkan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Serda Yadi Mulyadi mengatakan, kehadirannya bersama sejumlah pihak itu, untuk menyambut kedatangan santri ponpes tersebut dari luar Pulau Kundur.

Pihak ponpes lanjutnya, telah menyiapkan atau menerapkan protokol kesehatan Covid-19 menyambut kedatangan para santri.

Yang mana, setiap santri menjalani pemeriksaan suhu tubuh, mencuci tangan dengan sabun sebelum masuk area pesantren, dan dilalukan penyemprotan disinfektan terhadap barang-barang bawaan santri.

“Hal itu kita lakukan bersama-sama, guna mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Serda Yadi Mulyadi.

Disampaikannya, jumlah santri beraktifitas kembali seperti biasa di ponpes sebanyak 36 orang. Diantaranya datang dari Pulau Burung dan Pulau Penyalai.

“Total santri yang mengikuti tahun ajaran baru di Ponpes Darul Furqon Desa Sawang Laut sekitar 280 santri. Proses akrivitas belajar mengajarnya secara bertahap mulai dari tanggal 16 s/d 19 Juli 2020,” tutur Serda Yadi Mulyadi.

Ditambahkannya, sebagai Babinsa harus menjalin dan membangun komunikasi yang baik serta erat dengan masyarakat berbagai elemen dalam pencapaian tugas pokoknya.

“Babinsa sebagai ujung tombak satuan komando wilayah TNI selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.  Baik itu untuk membantu, komunikasi sosial, wawasang kebangsaan, karya bakti maupun kegiatan-kegiatan lainnya,” jelasnya mengakhiri.

Penulis: KO
Editor   : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *