Iklan - Scroll Untuk Baca Artikel
KarimunKepriPeristiwaTrend

Begini Kata Kapolres Karimun Soal Autopsi Wanita Cantik yang Ditemukan Tewas

×

Begini Kata Kapolres Karimun Soal Autopsi Wanita Cantik yang Ditemukan Tewas

Sebarkan artikel ini
Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus saat memimpin rilis akhir tahun 2023 di Mapolres Karimun, Kamis (28/12) siang.
IKUTI RCMNEWS di Google News

Karimun – Misteri kasus kematian wanita cantik di Karimun, Provinsi Kepri yang ditemukan tewas dalam kamar rumahnya pada, Sabtu 17 Februari 2024 siang. bernama Halimah (31) belum terpecahkan.

Korban merupakan warga perumahan Sinar Indah I Blok K No 36 RT 04 RW 07 Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepri.

Iklan - Scroll Untuk Melanjutkan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anak kandungnya berinisial A usia 12 tahun yang pertama kali menemukan korban saat baru pulang sekolah sekitar pukul 12.00 WIB.

Hingga sepekan berlalu, belum bisa dipastikan penyebab tewasnya wanita berkulit putih memiliki tiga orang anak yang membuat geger masyarakat tersebut.

Hasil autopsi yang sudah dilakukan oleh tim kedokteran forensik dari RS Bhayangkara Polda Kepri di RSUD Muhammad Sani Karimun dengan mendatangkan belum keluar.

Baca: Keluarga Temukan Tanda Kekerasan pada Tubuh Wanita Cantik yang Tewas Dalam Kamar di Karimun

Padahal pihak keluarga sangat menantikan apa hasilnya.

“Untuk hasil autopsi masih menunggu,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus, Jumat 23 Februari 2024.

Dikatakannya, jika hasil autopsi sudah keluar langsung diserahkan ke Subdenpom l/6-2 TNI AD.

“Hasil visum dan autopsi digabung jadi satu. Nanti silakan minta ke Subdenpom,” kata AKBP Fadli Agus.

Baca: Polres Karimun Limpahkan Kasus Kematian Wanita Cantik ke Subdenpom

Kapolres menyampaikan, pihaknya telah melimpahkan berkas perkara kasus kematian wanita tersebut ke Subdenpom l/6-2 TNI AD Karimun.

“Orang yang terakhir bersama korban sebelum ditemukan meninggal adalah personel oknum Subdenpom l/6-2 TNI AD Karimun. Oknum TNI tersebut merupakan pacar korban. Jadi kami limpahkan proses penyidikannya ke Subdenpom Karimun,” tutur AKBP Fadli Agus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *