Iklan - Scroll Untuk Baca Artikel
KarimunKepriKesehatan

Dikabarkan Tak ada Petugas Medis di Pustu Desa Sanglar, Ini Penjelasan Kadinkes Karimun

×

Dikabarkan Tak ada Petugas Medis di Pustu Desa Sanglar, Ini Penjelasan Kadinkes Karimun

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinkes Kabupaten Karimun, Rachmadi saat diwawancara wartawan usai peresmian gedung baru UPT Puskesmas Meral, Sabtu (18/7/2020) siang.
IKUTI RCMNEWS di Google News

Infoterkini.co.id – Dikabarkan tidak adanya petugas medis di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Sanglar, Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun.

Sebagaimana informasi yang diperoleh, hampir 9 bulan tidak adanya petugas medis di Pustu Desa Sanglar.

Iklan - Scroll Untuk Melanjutkan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Sudah ada 1 tenaga kesehatan yang ditempatkan di Pustu tersebut. Mulai awal bulan Juli 2020, sudah saya SK kan. Untuk di ujung timur Desa Sanglar, juga sudah ada 1 bidan,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi, Minggu (19/7/2020).

Lanjutnya, saat ini tenaga kesehatan di Pustu Desa Sanglar tersebut sedang orientasi di Puskesmas Durai. Hal ini dilakukan agar yang bersangkutan siap memberikan pelayanan kesehatan di masyarakatnya.

“Kata Kepala Puskesmasnya, yang bersangkutan masih perawat baru jadi sedang menjalani orientasi di Puskesmas Durai. Rencana minggu depan mau ditugaskan di Pustu Desa Sanglar oleh Kepala Puskesmasnya,” ucap Rachmadi.

Disampaikannya, sebenarnya sudah cukup lama mencari petugas kesehatan untuk ditugaskan di Pustu Desa Sanglar.

Namun tidak mudah mendapatkannya. Hal itu berkemungkinan karena tempatnya jauh yang berada di ujung barat Desa Sanglar.

Setelah sekian lama mencari, akhirnya didapat tenaga kesehatan yang merupakan warga Durai untuk ditempatkan di Pustu tersebut.

“Sebenarnya kita memang mencari tenaga kesehatan dari warga setempat. Sehingga dia bisa mengabdi ditempatnya sendiri. Yang ngelamar banyak, cuma kita mencari yang siap untuk ditugaskan atau ditempatkan dimanapun. Kita tak mau setelah di SK kan muncul banyak alasannya agar dipindahkan,” kata Rachmadi mengakhiri.

 

 

Penulis & Editor: KT I Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *