Iklan - Scroll Untuk Baca Artikel
Headline

Dua Karyawan PT Karimun Granite Ditangkap Polisi, ini Kasusnya

×

Dua Karyawan PT Karimun Granite Ditangkap Polisi, ini Kasusnya

Sebarkan artikel ini
Dua Karyawan PT Karimun Granite Ditangkap Polisi, ini Kasusnya
IKUTI RCMNEWS di Google News

Karimun – Dua karyawan PT Karimun Granite (KG) inisial AK (38) dan R (27) ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karimun.

Dua laki-laki tersebut ditangkap atas kasus tindak pidana pencurian kabel tembaga di perusahaan merupakan tempat mereka bekerja.

Iklan - Scroll Untuk Melanjutkan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aksi kejahatan itu sudah sering mereka lakukan. Hasil curiannya mereka jual ke salah seorang laki-laki inisal S (52).

“Dalam kasus ini selain 2 karyawan PT KG tersebut, penadahnya juga kita ringkus. Kesemua pelaku warga Karimun,” ujar Wakapolres Karimun, Kompol Herie Pramono didampingi Kasat Reskrim dan Kasi Humas, Rabu 6 Maret 2024.

Dikatakannya, kasus tersebut terungkap setelah dilaporkan oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) PT KG.

Baca: Tingkatkan Layanan Kelistrikan Jelang Ramadhan, PLN Karimun Lakukan Pemeliharaan Mulai Pukul 09.00 WIB

Pelapor dalam laporannya menyampaikan, telah terjadi pencurian terhadap gulungan kabel tembaga di perusahaan tersebut.

Kabel awalnya berada di Crusher Plane D dan di samping Mushola, pada Minggu 3 Maret 2024 sekitar pukul 16.00 WIB telah hilang.

Menindak lanjuti laporan tersebut, tim Satreskrim Polres Karimun bergerak cepat dan berhasil mengamankan kesemua pelakunya.

“Kabel tembaga yang dicuri 707 kg senilai Rp 60 juta,” ungkap Kompol Herie.

Baca: Guru di PHK, ini Hasil Rapat Soal SDS 001 PT KG Karimun

Wakapolres Karimun menyebutkan, atas perbuatannya dua karyawan PT KG tersebut dijerat dengan Pasal 363 ke-3e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Sedangkan untuk pelaku S, dijerat dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *