Iklan - Scroll Untuk Baca Artikel
KarimunKepriPendidikan

Siswa Masuk Sekolah 14 September 2020, Kadisdik Karimun: Baru Rencana

×

Siswa Masuk Sekolah 14 September 2020, Kadisdik Karimun: Baru Rencana

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim saat diwawancara beberapa tahun lalu. (Foto: dokumentasi).
IKUTI RCMNEWS di Google News

Karimun, infoterkini.co.id – Kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah siswa TK hingga SMP negeri dan swasta di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri dikabarkan pada tanggal 14 September 2020 nanti.

“Memulai kegiatan belajar tatap muka di sekolah tanggal 14 September nanti baru rencana. Melihat positif Covid-19 terus bertambah, makin kecil kemungkinan belajar tatap muka dibuka,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim saat diwawancara wartawan kemarin.

Iklan - Scroll Untuk Melanjutkan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ditegaskannya, meski belum dilaksanakannya kegiatan belajar mengajar tatap muka, protokol kesehatan disetiap sekolah sudah diterapkan dengan ketat.

“Satgas dan pengawas telah melaporkan, sekolah-sekolah sudah menerapkan protokol kesehatan. Jika memang 14 September nanti dimulainya kegiatan belajar mengajar tatap muka, satgas dan pengawas turun terlebih dulu mengecek kembali melihat penerapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah,” ucap Bakri.

Lanjutnya lagi, rencana awal siswa melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka di sekolah pada tanggal 24 Agustus 2020.

Namun dikarenakan situasi dan kondisi belum memungkin dibatalkan. Kemudian kembali memperpanjang libur sekolah sampai dengan 31 Agustus 2020.

Sementara guru tetap masuk ke sekolah untuk mempersiapkan proses pembelajaran siswanya baik secara daring (online) maupun luar jaringan (luring) dari tanggal 24 Agustus itu.

“Sejak adanya kasus terkonfitmasi positif Covid-19 hingga saat ini, surat edaran tentang masa libur sekolah siswa atau belajar dari rumah sekitar sembilan kali. Setiap penerbitan surat edaran, setelah melakukan evaluasi selama 14 hari perkembangan virus tersebut,” pungkas Bakri.

(ko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *