Iklan - Scroll Untuk Baca Artikel
HeadlineKarimunKepriKesehatanPeristiwaTrend

Sukri: Hewan Ternak di Karimun Masih Aman dari Virus Nipah

×

Sukri: Hewan Ternak di Karimun Masih Aman dari Virus Nipah

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukriyanto Jaya Putra
IKUTI RCMNEWS di Google News

Karimun – Belum ada ditemukan hewan ternak di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri yang terjangkit virus Nipah.

“Insya Allah belum ada,” kata Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukriyanto Jaya Putra saat dikonfirmasi RCMNEWS, Rabu (4/10/2023) sore.

Iklan - Scroll Untuk Melanjutkan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ia menyampaikan, virus Nipah merupakan virus yang parah. Meski begitu ia kembali memastikan hewan ternak di Bumi Berazam masih aman dari virus tersebut.

“Parah ini virusnya. Tapi hingga saat ini belum ada laporan adanya hewan ternak yang terjangkit virus Nipah,” kata Sukri.

Virus Nipah menjadi salah satu ancaman baru setelah pandemi Covid-19. Saat ini, virus tersebut membuat gempar wilayah Kerala, India Selatan setelah tahun 2018 dan tahun 2021.

Baca: Polres Karimun Salurkan Air Bersih dan Nasi Bungkus Kepada Warga Membutuhkan

Dikabarkan, virus itu telah mengakibatkan dua kematian dan ratusan orang lainnya diperiksa di India untuk diagnosis lebih lanjut.

Virus Nipah termasuk infeksi zoonosis, yang artinya menular dari hewan ke manusia. Awalnya, penularan virus Nipah terjadi dari kelelawar buah ke hewan-hewan peternakan, seperti babi.

Namun, tidak hanya babi, beberapa hewan peternakan atau peliharaan lain, seperti kambing, kuda, anjing, atau bahkan kucing, juga bisa tertular dan akhirnya menularkan virus Nipah.

Baca: Perbup Zakat ASN Karimun Segera Terbit

Kemudian, penularan ke manusia bisa terjadi jika seseorang mengonsumsi hewan ternak yang terinfeksi atau terpapar cairan tubuh, seperti darah dan kotoran dari hewan yang terinfeksi. Selanjutnya, penularan antarmanusia bisa terjadi melalui kontak erat dengan cairan tubuh penderita, termasuk droplet, darah, dan urine.

Virus Nipah adalah infeksi virus berbahaya yang bisa menyebabkan radang otak. Sampai saat ini belum diketahui pengobatan yang efektif untuk infeksi virus ini.

Oleh karena itu, kita perlu waspada terhadap penyebab dan gejala yang bisa ditimbulkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *