Iklan - Scroll Untuk Baca Artikel
KarimunKepriKesehatan

Tidak Semua Kecamatan di Kundur Masuk Zona Merah Covid-19

×

Tidak Semua Kecamatan di Kundur Masuk Zona Merah Covid-19

Sebarkan artikel ini
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancara wartawan di Gedung Nasional, Sabtu (15/8/2020).
IKUTI RCMNEWS di Google News

Karimun, infoterkini.co.id – Bupati Karimun, Aunur Rafiq menegaskan, tidak semua kecamatan di Pulau Kundur masuk zona merah penyebaran Covid-19.

“Tidak semuanya. Zona merah hanya di Kecamatan Kundur saja,” ujarnya saat diwawancara wartawan di Gedung Nasional Karimun, Sabtu (15/8/2020).

Iklan - Scroll Untuk Melanjutkan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hal itu disampaikan Rafiq usai melakukan rapat koordinasi pecepatan penanganan dan penanggulan Covid-19 se-Kabupaten Karimun secara virtual.

Hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya FKPD, Ketua DPRD Karimun, Sekda Karimun, sejumlah Pimpinan OPD, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Sebagaimana diketahui ada 3 Kecamatan di Pulau Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

Pertama Kecamatan Kundur, kedua Kecamatan Kundur Barat dan ketiga Kecamatan Kundur Utara.

Meski demikian, lanjut Rafiq, masuk ke Pulau Kundur saat ini diperketat.

“Setiap orang yang masuk ke Pulau Kundur, harus mengantongi surat keterangan sehat,” ucapnya.

Disampaikannya, walaupun semakin meningkat jumlah orang terkonfirmasi positif Covid-19 di daerahnya. Tapi transmisi penyebarannya belum menyeluruh.

“Dikarenakan penyebarannya belum menyeluruh, status zona merah belum diberlakukan se-Kabupaten Karimun,” tutur Rafiq.

Disampaikannya lagi, khusus Kecamatan yang ditetapkan berstatus zona merah, untuk kegiatan ibadah di tempat ibadah, diharapkan dapat mengurangi jumlah jemaahnya serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Selain itu sambungnya, Kecamatan se-Pulau Kundur, dalam melaksanakan kegiatan seperti pernikahan, untuk proses ijab kabulnya dipersilakan dan menunda pestanya.

“Pemberlakuan tersebut juga termasuk di Kecamatan Belat dan Ungar,” tutup Rafiq mengakhiri.

(kr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *