Iklan - Scroll Untuk Baca Artikel
Karimun

Warga Pulau Manda Desa Ngal Kecamatan Ungar Minta Pelabuhan Permanen

×

Warga Pulau Manda Desa Ngal Kecamatan Ungar Minta Pelabuhan Permanen

Sebarkan artikel ini
Kondisi pelabuhan Pulau Manda Desa Ngal, Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun. (Foto: FB Hamzar Manda).
IKUTI RCMNEWS di Google News

Karimun, infoterkini.co.id – Hamzar, warga Pulau Manda, Desa Ngal, Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun meminta dibangunnya pelabuhan permaen di pulau itu.

Permintaan tersebut ditujukannya ke Pemerintah Desa Ngal dan juga Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepualaun Riau.

Iklan - Scroll Untuk Melanjutkan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Selain itu, ia juga memposting kondisi pelabuhan Pulau Manda tenggelam disaat pasangnya air laut di media sosial Facebook.

Hamzar mengatakan, pelabuhan di Pulau Manda yang ada saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Selain tidak rata, pelabuhan semi permanen sudah hampir 10 tahun tersebut juga tenggelam apabila air laut pasang dalam.

Kondisi pelabuhan awalnya dibangun bantuan dari Kabupaten (Pemkab Karimun) tersebut, sudah menjadi hal biasa atau pemandangan biasa bagi warga setempat.

“Satu-satunya, sudah menjadi pelabuhan umum. Speed boat dari Kecamatan Moro dan sekitarnya, berhenti atau menurunkan penumpang di pelabunan tersebut,” ujar Hamzar, Kamis (20/2/2020).

(Foto: Hamzar Manda).

Dikatakannya, dimana-mana tidak ada lagi pelabuhan-pelabuhan umum semi permanen. Seperti di Karimun, semua pelabuhannya sudah permanen.

“Kalau pelabuhannya diperbaiki, tidak layak lagi. Sebab sudah tidak rata lagi, sudah turun. Jadi harus dibangun baru permanen,” katanya.

Hamzar menyebutkan, dalam satu Desa Ngal, Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun terdapat 3 Dusun yang terpisah-pisah.

Di Pulau Manda sambungnya, masih banyak pembangunan-pembangunan yang belum dilakukan.

Seperti jalan yang saat ini sudah banyak hancur, bendungan air yang sudah rusak.

“Diharapkan Pemerintah Desa ataupun Pemkab Karimun dapat membangun pelabuhan permanen dan pembangunan lainnya di Pulau Manda,” pinta Hamzar.

 

Penulis: KR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *