Iklan - Scroll Untuk Baca Artikel
KarimunKepriPeristiwa

Waspada, Sudah ada 180 Kasus DBD di Kabupaten Karimun

×

Waspada, Sudah ada 180 Kasus DBD di Kabupaten Karimun

Sebarkan artikel ini
Kadinkes Kabupaten Karimun, Rachmadi. (Foto: dok/infoterkini.co.id).
IKUTI RCMNEWS di Google News

Infoterkini.co.id – Kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) kembali ada di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri di tengah pandemi Covid-19.

Untuk itu, masyarakat diminta untuk selalu waspada terhadap penularan DBD.

Iklan - Scroll Untuk Melanjutkan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sampai dua hari lalu, sudah tercatat 180 kasus DBD di daerah berjuluk bumi berazam ini.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi usai acara peresmian gedung baru UPT Puskesmas Meral, Sabtu (18/7/2020) siang.

Dikatakannya, kasus DBD sebagian besar tersebar dibeberapa Kecamatan, yaitu Karimun, Meral, Meral Barat, Tebing dan Kundur.

“Yang paling banyak kasus DBD nya di 5 Kecamatan tersebut. Pasiennya selain anak-anak, juga ada orang dewasa,” ujar Rachmadi.

Upaya menekan jumlah kasus DBD, disampaikannya, telah menggerakkan seluruh puskesmas bersama-sama masyarakat untuk bergotong royong melalui gerakan 3M Plus.

Selain itu, juga sudah menyebarkan surat edaran Bupati Karimun kepada  Camat se-Kabupaten Karimun.

Dengan harapan para Camat menindaklanjuti ke kelurahan sampai desa di masing-masing wilayahnya, untuk melakukan gotong royong secara bersama-sama dengan masyarakatnya melalui gerakan 3M Plus.

“Dinkes Karimun telah menyiapkan bubuk abate, begitu juga untuk foggingnya. Terhadap 5 kecamatan tersebut sudah dilakukan fogging,” pungkas Rachmadi.

Gerakan 3M Plus terdiri dari:

  • Menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain
  • Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya
  • Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah.

 

Penulis & Editor: KR I Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *