Menu

Mode Gelap
HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun

Batam · 7 Jun 2020 16:40 WIB

108 Ribu Penduduk Batam Harus Tes Swab


					Ketua Tim Posko Lawan Covid 19 Kepri di Batam, Buralimar memberikan keterangan pers, Minggu (7/6/2020). Perbesar

Ketua Tim Posko Lawan Covid 19 Kepri di Batam, Buralimar memberikan keterangan pers, Minggu (7/6/2020).

INFOTERKINI – Ketua Tim Posko Lawan Covid 19 Kepri di Batam, Buralimar, menegaskan 108 ribu penduduk Batam perlu menjalani tes usap atau swab Covid-19 demi dengan cepat menghentikan penularan di kota ini.

Data itu diperoleh setelah Buralimar berdiskusi panjang membahas hasil analisa data epidimologi yang telah disusun pakar yang tergabung dalam Tim Posko Lawan Covid-19 Kepri
di Batam, Minggu (7/6/2020).

Analisa ini berdasarkan hasil statistik World Health Organization (WHO) bahwa dari seluruh jumlah kumulatif positif di seluruh dunia ada 1 persen pasien positif yang meninggal dunia.
Berdasarkan analisa itu, diperkirakan ada 1.200 orang yang positif di Batam dan baru terdeteksi sekitar 157 orang.

“Jadi ada sekitar 1.000 orang yang diduga positif yang belum terdeteksi,” terang Buralimar dalam siaran tertulisnya diterima infoterkini.co.id.

Untuk itu diperlukan upaya tracing aktif di tengah komunitas masyarakat secara sistematis dan dibarengi dengan melakukan test swab secara agresif dan masif.

“Ini yang harus menjadi fokus
kita di Batam. Aktif tracing dan agressif masif test swab,” ujar Buralimar.

Buralimar meyakini jika dua hal ini bisa dilakukan dengan cepat, maka Batam bisa menghentikan transmisi dengan cepat dan tepat.

Metode pengambilan tes dapat juga dilakukan menggunakan model pool test seperti yang dilakukan di Sumatera Barat sebagai antisipasi mahalnya biaya test swab tersebut.

Selain perkiraan jumlah warga Batam yang positif, dari analisa pakar juga memperkirakan ada sekitar 7.000 orang di Batam yang digolongkan sebagai PDP.

“Kami menduga ada sekitar 7 ribu lagi pasien pdp yang berada di luar fasilitas kesehatan dan belum melaporkan diri untuk dilayani,” tegas Buralimar.

Dugaan ini mencuat berdasarkan analisa statistik atas data epidimologi yang ada di Batam.

Tim Posko Lawan Covid-19 Kepri di Batam juga menemukan adanya keengganan masyarakat untuk ke fasilitas kesehatan guna memeriksakan dirinya.

Hal ini disebabkan adanya ketakutan
menjadi stigma buruk selaku penyandang kasus konfirmasi positif.

“Stigma ini juga yang perlahan lahan akan kami coba ubah dari pandangan masyarakat,” tutup Buralimar.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Neko Temui PSDKP Minta Tertibkan Kapal Ganggu Nelayan Lingga

12 Agustus 2022 - 17:17 WIB

Satgas TMMD 114 Kodim 0317/TBK Beri Penyuluhan Pertanian Kepada Warga

12 Agustus 2022 - 15:29 WIB

HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia

11 Agustus 2022 - 17:06 WIB

Tim Wasev Tinjau TMMD ke 114 Kodim 0317/TBK

11 Agustus 2022 - 16:52 WIB

Richky Pimpin Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Karimun, Begini Harapan Wabup

11 Agustus 2022 - 12:18 WIB

TMMD 114: Kodim 0317/TBK Sosialisasikan Kamtibmas Kepada Masyarakat

10 Agustus 2022 - 15:41 WIB

Trending di Karimun