Menu

Mode Gelap
Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun Kadispora Karimun: Hasil Popda Kepri 2022 jadi Evaluasi Untuk Perbaikan Ada Pemeliharaan PLTU, Listrik di Karimun Padam Bergilir Mulai 29 Juli 2022

Batam · 25 Feb 2020 14:21 WIB

21 Puskesmas di Batam siap lakukan pelayanan kesehatan masyarakat


					Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi. (Foto: istimewa). Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi. (Foto: istimewa).

Batam, infoterkini.co.id – Saat ini Kota Batam telah memiliki 21 Puskesmas yang siap melakukan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. ke 21 puskesmas ini tersebar di 12 Kecamatan di Kota Batam.

“Saat ini kita sudah memiliki 21 Puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi di Sekupang, Jumat kemarin.

Menurut Didi jumlah 21 puskesmas ini sudah sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Berdasarkan RPJMD, Batam akan memiliki 22 Puskesmas hingga 2021 mendatang.

“Jika melihat RPJMD, ini sudah sesuai. Sekarang kita punya Puskesmas ke-21. Tahun depan tambah lagi satu. Rencananya di Tembesi,” kata dia.

Tapi jika melihat pada perbandingan jumlah penduduk, Batam masih sangat kekurangan Puskesmas. Didi mengatakan angka ideal pelayanan satu puskesmas adalah untuk 30 ribu jiwa. Dengan kondisi jumlah penduduk 1,32 juta jiwa seperti sekarang, Batam masih membutuhkan banyak tambahan fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut.

“Ke depan untuk wilayah yang perbandingan penduduk dengan puskesmasnya kurang, kita rencanakan pembangunan,” tutur Didi.

Adapun berdasarkan data statistik sektoral Pemko Batam tahun 2019, kekurangan puskesmas terjadi di seluruh kecamatan pulau utama (mainland). Sedangkan untuk di pulau penyangga atau hinterland, secara rasio jumlah penduduk dan puskesmas sudah terpenuhi. Namun kondisi geografis yang terpisah pulau, diakui Didi menjadi tantangan tersendiri.

“Memang di tiga kecamatan hinterland itu sudah tercukupi puskesmasnya jika melihat rasio jumlah penduduk. Yaitu di Belakangpadang dan Bulang masing-masing satu puskesmas, serta di Galang ada dua Puskesmas. Tapi penduduknya tinggal di pulau-pulau berbeda. Maka kita atasi dengan membangun pustu (puskesmas pembantu), polindes, dan poskesdes,” ujar Didi.

 

 

 

Sumber: MCB

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Imunitas Polres Lingga Gelar Fun Bike dan Senam Aerobik

8 Agustus 2022 - 09:57 WIB

Santunan Belum Dapat, DP2KA Lingga Nunggak BPJS

8 Agustus 2022 - 09:51 WIB

TMMD ke 114: Dandim 0317/TBK Berbagi Sembako di 2 Desa

8 Agustus 2022 - 09:36 WIB

Didukung 12 OKP, Raden Richky Pimpin DPD KNPI Karimun Periode 2022-2025

8 Agustus 2022 - 09:13 WIB

Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI

6 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan

6 Agustus 2022 - 13:05 WIB

Trending di Headline