Menu

Mode Gelap
Pimpin Upacara HUT RI ke 77, Bupati Karimun: Kemiskinan dan Pengangguran Menurun HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman

Karimun · 3 Agu 2020 17:54 WIB

5 Laki-laki di Karimun Ditangkap Polisi Terkait Kasus Curanmor


					Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan saat memimpin press release pengungkapan kasus curanmor, Senin (3/8/2020). Perbesar

Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan saat memimpin press release pengungkapan kasus curanmor, Senin (3/8/2020).

Infoterkini.co.id – Sebanyak lima orang laki-laki berinisial M, DAD, EA, EI dan RA yang kesemuanya warga Karimun, Provinsi Kepri ditangkap polisi terkait kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Tindak pidana ini diungkap oleh tim Satrekrim Polres Karimun dan Polsek Meral.

“Dari kelima tersangka tidak semua sebagai pencurinya, ada juga yang sebagai penadah,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan saat memimpin press release pengungkapan kasus tersebut, Senin (3/8/2020).

Turut dalam kesempatan itu diantaranya Kasat Reskrim, AKP Herie Pramono dan Kapolsek Meral, AKP Doddu Santosa Putra.

Dikatakannya, kasus curanmor terjadi dibeberapa tempat kejadian perkara (TKP) berbeda.

Pengungkapan pertama di Bukit Tiung Kelurahan Balai, Kecamatan Karimun pada Sabtu 11 Juli 2020 pada pukul 23.50 WIB dengan barang bukti satu unit sepeda motor merk Honda Tipe Beat Warna Hitam.

Kemudian, di simpang lampu merah Kapling samping Gereja HKBP pada Senin 27 Juli 2020 pukul jam 01.30 WIB dini hari.

“Kedua unit sepeda motor tersebut dicuri tersangka M lalu dijual seharga Rp 1.100.000 dan Rp 1.050.000 kepada DAD tanpa dokumen apapun. Sepeda motor tersebut rencananya dijual kembali oleh DAD untuk mencari untung lebih besar ke EA dengan harga Rp 2 juta,” jelas Adenan.

Selanjutnya kembali dilakukan pengungkapan kasus sama yang terjadi di Kampung Bukit Keluarahan Meral Kota, Kecamatan Meral, pada Senin 20 Juli 2020 pukul 16.00 WIB. Adapun barang bukti yang didapatkan satu unit sepeda motor Merk Yahama Tipe RX King warna merah maron

“Tersangka berinisial EI dan RA. Sepeda motor yang mereka curi saat terparkir di depan rumah korban,” tambah Adenan.

Disampaikannya, atas perbuatannya tersangka M dikenakan pasal 363 Kitab undang – undang hukum pidana dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun. Sedangkan untuk pelaku penadah DA dan EA, dikenakan Pasal 480 Kitab undang – undang hukum pidana dengan ancaman pidana paling lama 4 tahun.

“Tersangka EI dan RA juga dikenakan pasal 363 Kitab undang – undang hukum pidana dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun,” tutup Adenan.

 

(ko)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kodim 0317/TBK Gelar Lomba Mancing Meriahkan HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 22:30 WIB

Update Covid-19 Karimun: Sembuh 3, Pasien Positif 3

17 Agustus 2022 - 16:48 WIB

Pimpin Upacara HUT RI ke 77, Bupati Karimun: Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

17 Agustus 2022 - 16:00 WIB

Polres Karimun Panitia Utama Upacara Bendera HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 12:00 WIB

Kompak! Satgas TMMD dan Masyarakat Cor Jalan Semenisasi Ratusan Meter

17 Agustus 2022 - 11:45 WIB

Ribuan Pengunjung Padati Lapangan Merdeka Lingga Saksikan Pawai Obor HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 10:44 WIB

Trending di Kepri