Menu

Mode Gelap
Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun Kadispora Karimun: Hasil Popda Kepri 2022 jadi Evaluasi Untuk Perbaikan Ada Pemeliharaan PLTU, Listrik di Karimun Padam Bergilir Mulai 29 Juli 2022

Karimun · 9 Jul 2020 21:09 WIB

Aniaya Calon Istri, Pria di Karimun ini Diringkus Polisi


					Kapolres Karimun, AKBP M Adenan memberikan keterangan pers pengungkapan tindak pidana penganiayaan, Kamis (9/7/2020). Perbesar

Kapolres Karimun, AKBP M Adenan memberikan keterangan pers pengungkapan tindak pidana penganiayaan, Kamis (9/7/2020).

Infoterkini.co.id – Seorang laki-laki berinisial AR berusia 29 tahun dilaporkan calon istrinya inisial L ke polisi.

Pada Rabu 24 Juni 2020 sekitar pukul 22.00 WIB, laki-laki tersebut diringkus Tim Satreskrim Polres Karimun.

Ia ditangkap di rumahnya di Kampung Lembah Harapan No 05 RT 003 RW005 Kelurahan Sungai Lakam, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun.

“Tersangka (AR) dilaporkan telah melakukan pemukulan terhadap korban (calon istrinya) dibagian kepala dan wajah. Kemudian menendang dibagian perut dan juga membanting tubuh korban. Selain itu tersangka juga memukul gigi korban yang mengakibatkan gigi korban terlepas dan banyak mengeluarkan darah,” jelas Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan didampingi Kasat Reskrim, AKP Herie Pramono kepada wartawan, Kamis (9/7/2020).

Disampaikan Kapolres, tindak pidana itu terjadi ketika tersangka sedang bekerja menscrap cat tembok rumahnya sambil marah-marah, pada Rabu 24 Juni 2020 sore.

Setelah diberikan uang Rp 100 ribu yang diminta dari ibunya, tersangka kembali meminta dengan alasan untuk membeli peralatan scrap tembok, namun tidak diberikan.

Lalu sambung Kapolres, tersangka masuk kedalam ruangan tamu dan duduk di tangga rumah sambil mendengarkan musik.

Korban yang juga ikut membantu menscrap cat tembok rumah, menghampiri dan menanyakan kepada tersangka kenapa marah-marah.

Namun tersangka langsung mencekik leher korban dengan menggunakan tangan kirinya. Korbanpun berusaha melepaskannya, akan tetapi tidak bisa.

Lanjutnya, kemudian korban menggigit tangan kiri tersangka, pada saat itu tersangka langsung memukul mulut korban dan mengenai gigi korban hingga terlepas dan mengeluarkan banyak darah.

“Saat korban shock, tersangka memukuli kepala korban dan juga membanting tubuh korban ke atas kursi rotan. Kemudian ibu tersangka menarik tubuh tersangka dan melerai kejadian tersebut,” beber Kapolres mengakhiri.

Atas perbuatan, tersangka disangkakan tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 351 ayat (1) dengan ancaman pidana penjara selama 2 tahun 8 bulan.

Penulis: KO
Editor   : Redaksi

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Imunitas Polres Lingga Gelar Fun Bike dan Senam Aerobik

8 Agustus 2022 - 09:57 WIB

Santunan Belum Dapat, DP2KA Lingga Nunggak BPJS

8 Agustus 2022 - 09:51 WIB

TMMD ke 114: Dandim 0317/TBK Berbagi Sembako di 2 Desa

8 Agustus 2022 - 09:36 WIB

Didukung 12 OKP, Raden Richky Pimpin DPD KNPI Karimun Periode 2022-2025

8 Agustus 2022 - 09:13 WIB

Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI

6 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan

6 Agustus 2022 - 13:05 WIB

Trending di Headline