Menu

Mode Gelap
Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun Kadispora Karimun: Hasil Popda Kepri 2022 jadi Evaluasi Untuk Perbaikan Ada Pemeliharaan PLTU, Listrik di Karimun Padam Bergilir Mulai 29 Juli 2022

Bintan · 20 Feb 2020 21:55 WIB

Antisipasi TKI Ilegal, Polres Bintan Tingkatkan Pengawasan


					TKI. (Foto: istimewa). Perbesar

TKI. (Foto: istimewa).

Bintan, infoterkini.co.id – Kepolisian Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau meningkatkan pengawasan untuk mengantisipasi keberangkatan maupun pemulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal.

Kepala Satreskrim Bintan, AKP Agus Hasanudin, di Bintan, Kamis, mengatakan, antisipasi dilakukan di kawasan yang diduga kerap digunakan tempat pemulangan maupun keberangkatan TKI ilegal.

Kawasan yang diawasi antara lain Pantai Trikora dan Sei Enam, Bintan.

“Bukan berarti di kawasan lainnya tidak diawasi. Kami juga berharap informasi dari masyarakat jika mengetahui hal tersebut untuk melaporkan kepada kami,” ujarnya.

Pihak kepolisian baru-baru ini berhasil mengamankan 35 orang calon pekerja ilegal di Malaysia. Mereka dibawa dengan menggunakan dua mobil.

Mobil dan sopirnya sudah diamankan. Keesokan harinya, empat orang calon pekerja ilegal di Malaysia menyerahkan diri ke Satuan Polairud Polres Bintan.

“Kami berharap hal serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari,” katanya.

Agus mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba-coba bekerja secara ilegal di luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura karena merugikan diri sendiri. Keselamatan para pekerja ilegal di luar negeri juga dipertaruhkan, terutama saat keberangkatan dan pemulangan karena menggunakan kapal yang relatif kecil.

“Sekarang lagi musim angin utara, gelombang laut sangat tinggi sehingga sangat beresiko,” ucapnya.

Seluruh pekerja di luar negeri tentu ingin mendapatkan hasil yang maksimal, kerja yang nyaman dan dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat. Jika berniat bekerja secara ilegal, mereka akan dikejar oleh aparat yang berwenang di Indonesia saat kepergian dan pemulangan, maupun di negara tempat mereka bekerja.

Masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri sebaiknya menaati ketentuan yang berlaku. Mereka harus memenuhi prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah sehingga tidak mengalami kerugian.

“Taati prosedur jika ingin bekerja di luar negeri,” katanya.

 

 

 

 

 

Sumber: Diskominfo Kepri

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Imunitas Polres Lingga Gelar Fun Bike dan Senam Aerobik

8 Agustus 2022 - 09:57 WIB

Santunan Belum Dapat, DP2KA Lingga Nunggak BPJS

8 Agustus 2022 - 09:51 WIB

TMMD ke 114: Dandim 0317/TBK Berbagi Sembako di 2 Desa

8 Agustus 2022 - 09:36 WIB

Didukung 12 OKP, Raden Richky Pimpin DPD KNPI Karimun Periode 2022-2025

8 Agustus 2022 - 09:13 WIB

Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI

6 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan

6 Agustus 2022 - 13:05 WIB

Trending di Headline