Menu

Mode Gelap
Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun Kadispora Karimun: Hasil Popda Kepri 2022 jadi Evaluasi Untuk Perbaikan Ada Pemeliharaan PLTU, Listrik di Karimun Padam Bergilir Mulai 29 Juli 2022

Batam · 18 Feb 2020 20:57 WIB

Batam Terima Penghargaan dari Kemenhub


					Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Demi Hasfinul mewakili Wali Kota Batam menerima penghargaan Adikarya Dirgantara Adhirajasa dari Kementerian Perhubungan di Jakarta, Senin (17/2). (Foto: istimewa). Perbesar

Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Demi Hasfinul mewakili Wali Kota Batam menerima penghargaan Adikarya Dirgantara Adhirajasa dari Kementerian Perhubungan di Jakarta, Senin (17/2). (Foto: istimewa).

Batam, infoterkini.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mendapat penghargaan Adikarya Dirgantara Adhirajasa dari Kementerian Perhubungan. Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi ini diterima Pemerintah Kota Batam karena telah berpartisipasi dalam aksi pemulangan WNI dari Wuhan Tiongkok.

Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Demi Hasfinul mewakili Wali Kota Batam menerima penghargaan tersebut di Jakarta, Senin (17/2).

“Penghargaan ini diterima Batam karena telah menjadi transit penerbangan yang membawa WNI pulang dari Wuhan terkait merebaknya virus corona. Ini bentuk apresiasi dari Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

Kementerian Perhubungan dalam siaran pers menyampaikan bahwa penghargaan diberikan kepada 18 kru dari Maskapai Batik Air yang melakukan penerbangan misi kemanusiaan untuk menjemput WNI di Wuhan, Tiongkok, di tengah merebaknya wabah virus corona di kota tersebut. Kru Batik Air tersebut mendapatkan penghargaan Adhikarya Dirgantara Adhirajasa yang artinya Penghargaan Penerbangan Tangguh/Pemberani.

“Kami sebagai regulator yang mengayomi penerbangan bisa membayangkan bahwa upaya volunteer dari adik-adik kita ini luar biasa. Untuk itu sangat pantas jika kami memberikan penghargaan kepada mereka. Ini bisa menjadi contoh bagi semua awak pesawat, kapal, bus, dan kereta api dalam melakukan tugas-tugas kemanusiaan seperti ini,” kata Menhub Budi.

Ia mengapresiasi keberanian para kru untuk mengemban tugas yang diberikan oleh Negara untuk menjemput 238 WNI yang berada di Wuhan kembali ke Indonesia. Menurutnya misi kemanusiaan ini merupakan hal yang sangat mulia sehingga perlu diabadikan karena tidak dapat dibayangkan mereka menjalankan tugas dengan mempertaruhkan dirinya sendiri.

“Penghargaan ini bukan hanya dari Pemerintah melainkan dari seluruh bangsa Indonesia sebagai lambang rasa keberanian dan ketulusan yang telah dilakukan oleh para awak kabin dan pilot,” tuturnya.

Menteri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota keluarga dari Kru Batik Air, karena telah ikhlas dan mendukung misi kemanusiaan tersebut.

“Para awak kabin ini patut menjadi contoh dan inspirasi bagi generasi-generasi selanjutnya untuk tetap kuat dan cinta tanah air,” kata dia.

Selain diberikan kepada 18 awak kabin pesawat, penghargaan tersebut juga diterima oleh operator, Lembaga dan Kementerian. Yaitu Kementerian Kesehatan, TNI AU, Kemeterian Luar Negeri, BNPB, Pemerintah Daerah Kota Batam, Pemerintah Kabupaten Natuna, Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Bandar Udara Raden Sadjad Ranai Natuna, dan PT. Batik Air.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada petugas layanan darat (ground handling), pengelola bandara, pengatur lalu lintas udara, dan berbagai pihak yang terlibat sehingga operasional penerbangan misi kemanusiaan ini dapat berjalan lancar.

Penjemputan WNI dari Wuhan, RRT dengan menggunakan pesawat Batik Air ID 8618 jenis Airbus 330-300. Berangkat dari Indonesia ke Wuhan pada 1 Februari 2020 dan sampai di Batam 2 Februari 2020. Pesawat ini membawa 245 WNI termasuk operator dan tim kesehatan dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok.

 

 

 

Sumber: MCB

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari Bhayangkara ke 76, Polda Kepri Tanam Ratusan Bibit Pohon

1 Juli 2022 - 15:18 WIB

Ratusan Personel Polda Kepri Naik Pangkat Periode 1 Juli 2022

30 Juni 2022 - 11:58 WIB

Kapolres Lingga Berganti

21 Juni 2022 - 21:02 WIB

Ketua Pemuda Katolik Komda Kepri Doakan Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Berjalan Lancar

11 Juni 2022 - 20:01 WIB

Turnamen Sepak Bola Kapolda Kepri Cup 2 Dibuka

10 Mei 2022 - 09:11 WIB

Kapolda Audiensi dan Silaturahmi Bersama Forum Pemuda Lintas Agama Provinsi Kepri

27 April 2022 - 23:08 WIB

Trending di Batam