Menu

Mode Gelap
Pimpin Upacara HUT RI ke 77, Bupati Karimun: Kemiskinan dan Pengangguran Menurun HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman

Karimun · 3 Jul 2020 11:00 WIB

BC Kepri Gagalkan Penyelundupan Smartphone Ilegal Senilai Rp 12 Miliar


					Petugas BC Kepri menunjukkan smartphone ilegal senilai Rp 12 miliar yang diamankan. Perbesar

Petugas BC Kepri menunjukkan smartphone ilegal senilai Rp 12 miliar yang diamankan.

Infoterkini.co.id – Aksi kejahatan di tengah pandemi Covid-19 masih terus terjadi.

Salah satu buktinya, penggagalan penyelundupan smartphone ilegal oleh
Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau pada, Sabtu 27 Juni 2020.

“Sebanyak 3.304 unit (32 karton) smartphone seperti IPhone, Samsung, Google Pixel dan berbagai merek lainnya tanpa dilindungi dengan dokumen kepabeanan akan diselundupkan. Nilai barang sebesar Rp 12 miliar, dan kerugian negara sebesar Rp 2,5 miliar,” jelas Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, Agus Yulianto dalam keterangan persnya diterima infoterkini.co.id, Jumat (3/7/2020).

BACA JUGA: Kabupaten Karimun Kembali Zona Kuning Covid-19

Dikatakannya, Satgas Patroli Laut BC mendapat informasi dari Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, bahwa akan ada sebuah speedboat tanpa nama yang diduga membawa smartphone ilegal dari Jembatan 4 Batam, Kepri.

Pada Sabtu 27 Juni 2020 pukul 15.30 WIB, Tim Satgas BC 1305 melihat speedboat yang melaju dari arah Batam dengan haluan menuju ke Tanjung Riau.

Melihat hal tersebut tim satgas melakukan pengejaran dan menghubungi tim-tim satgas lainnya yang sedang berjaga di perairan tersebut.

Speedboat tanpa nama yang membawa smartphone ilegal senilai Rp 12 miliar dari Jembatan 4 Batam, Kepri yang diamankan Tim Satgas Laut BC Kepri.

“Saat dilakukan pengejaran, kapal tersebut tidak berhenti dan melakukan manuver untuk melarikan diri dengan haluan menuju Pulau Patah. Pada saat kapal tersebut mendekati pantai di pesisir Pulau Patah pukul 15.40 WIB, ABK speedboat tersebut melarikan diri ke dalam hutan,” ungkap Agus Yulianto.

Sambungnya, setelah barang bukti diamankan, lalu dibawa ke Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau untuk dilakukan pemeriksaan, penelitian, pendalaman serta proses lebih lanjut.

Agus Yulianto menegaskan, dalam menjalankan fungsi pengawasannya, BC Kepri terus berupaya secara maksimal untuk memastikan bahwa barang-barang yang beredar di pasar dalam negeri merupakan barang legal dan tidak membahayakan masyarakat.

“Akibat dari peredaran barang tersebut adalah merugikan para pelaku industri dalam negeri yang taat terhadap peraturan,” pungkasnya.

Sumber: Siaran Pers
Editor : Redaksi

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kodim 0317/TBK Gelar Lomba Mancing Meriahkan HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 22:30 WIB

Update Covid-19 Karimun: Sembuh 3, Pasien Positif 3

17 Agustus 2022 - 16:48 WIB

Pimpin Upacara HUT RI ke 77, Bupati Karimun: Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

17 Agustus 2022 - 16:00 WIB

Polres Karimun Panitia Utama Upacara Bendera HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 12:00 WIB

Kompak! Satgas TMMD dan Masyarakat Cor Jalan Semenisasi Ratusan Meter

17 Agustus 2022 - 11:45 WIB

Ribuan Pengunjung Padati Lapangan Merdeka Lingga Saksikan Pawai Obor HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 10:44 WIB

Trending di Kepri