Menu

Mode Gelap
Pimpin Upacara HUT RI ke 77, Bupati Karimun: Kemiskinan dan Pengangguran Menurun HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman

Karimun · 16 Jul 2020 09:19 WIB

BC Kepri Tetap Fasilitasi Ekspor di Tengah Pandemi Covid-19


					Kanwil DJBC Khusus Kepri tetap 
menggenjot upaya ekspor berbagai industri dengan melakukan kemudahan fasilitasi ekspor di tengah pandemi Covid-19. Perbesar

Kanwil DJBC Khusus Kepri tetap menggenjot upaya ekspor berbagai industri dengan melakukan kemudahan fasilitasi ekspor di tengah pandemi Covid-19.

Infoterkini.co.id – Bea dan Cukai Kepulauan Riau bersama Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun, KSOP dan instansi vertikal lainnya melakukan akselerasi ekspor produk pertanian bungkil dan air kelapa ke Malaysia, Rabu (15/7/2020).

Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri, Agus Yulianto mengatakan, pandemi Covid-19 yang telah merebak sejak awal 2020 lalu, telah memberi dampak pada lesunya ekonomi di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

“Walau di tengah lesunya ekonomi dunia, Kanwil DJBC Khusus Kepri bersama instansi terkait tetap
menggenjot upaya ekspor berbagai industri dengan melakukan kemudahan fasilitasi ekspor, salah satunya ekspor bungkil dan air kelapa,” jelas Agus Yulianto.

Lanjutnya, salah satu tugas DJBC adalah menjamin terselenggaranya perdagangan internasional di bidang ekspor agar bisa berjalan denggan baik.

Hal ini sejalan dengan amanat Presiden RI terkait kemudahan investasi dan cost logistik murah atau yang dikenal dengan Ease of Doing Business (EODB).

“Untuk wilayah Kepri merupakan daerah yang potensial dari sisi sumber daya alam baik perikanan dan pertanian, disamping hasil tambang yang telah memberi nilai tambah bagi daerah,” beber Agus Yulianto.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kodim 0317/TBK Gelar Lomba Mancing Meriahkan HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 22:30 WIB

Update Covid-19 Karimun: Sembuh 3, Pasien Positif 3

17 Agustus 2022 - 16:48 WIB

Pimpin Upacara HUT RI ke 77, Bupati Karimun: Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

17 Agustus 2022 - 16:00 WIB

Polres Karimun Panitia Utama Upacara Bendera HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 12:00 WIB

Kompak! Satgas TMMD dan Masyarakat Cor Jalan Semenisasi Ratusan Meter

17 Agustus 2022 - 11:45 WIB

Ribuan Pengunjung Padati Lapangan Merdeka Lingga Saksikan Pawai Obor HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 10:44 WIB

Trending di Kepri