Menu

Mode Gelap
Pimpin Upacara HUT RI ke 77, Bupati Karimun: Kemiskinan dan Pengangguran Menurun HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman

Anambas · 25 Feb 2020 14:33 WIB

BMKG Imbau Waspadai Ketinggian Gelombang di Perairan Natuna dan Anambas


					Prakirawan BMKG Tanjungpinang mengamati kondisi cuaca, Senin (24/2/2020). Perbesar

Prakirawan BMKG Tanjungpinang mengamati kondisi cuaca, Senin (24/2/2020).

Tanjungpinang, infoterkini.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang mencatat peningkatan tinggi gelombang di sejumlah perairan Kepulauan Riau dan mengimbau warga untuk mewaspadainya.

Pengamatan BMKG Tanjungpinang, Senin (24/2/2020), ketinggian gelombang tertinggi terdapat di perairan utara Natuna dan Anambas. Di dua daerah ini, ombak berkisar antara 0,8 hingga 5 meter.

“Ketinggian gelombang meningkat khususnya saat pagi hingga sore hari. Dan akan berkurang pada malam hari,” jelas Arditho, Prakirawan BMKG Tanjungpinang.

Peningkatan gelombang juga terjadi di perairan Kepulauan Riau lainnya. Di perairan Batam dan Karimun, gelombang rata-rata pada ketinggian antara 0,4 hingga 1,2 meter, Bintan antara 0,5 hingga 2 meter, dan Lingga antara 0,5 hingga 1,5 meter.

BMKG Tanjungpinang juga mencatat adanya peningkatan hembusan angin. Dalam beberapa hari terakhir, kecepatan angin berkisar antara 10 hingga 40 kilometer/jam dipengaruhi perbedaan tekanan udara di bumi bagian utara dan selatan.

Tingginya kecepatan angin disebut Arditho berpengaruh terhadap curah hujan.

“Angin yang bertiup kencang memecah bentukan awan sehingga hujan yang terjadi cenderung tidak lama dan bersifat lokal,” jelasnya.

Namun, dia memprediksi peningkatan ketinggian gelombang dan kecepatan angin ini sudah mulai berangsur mereda pada tiga hari kedepan.

“Namun tetap harus diwaspadai, khususnya terhadap pohon dan papan reklame saat angin berhembus kencang,” pungkasnya.

 

 

 

 

Sumber: Diskominfo Kepri

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kodim 0317/TBK Gelar Lomba Mancing Meriahkan HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 22:30 WIB

Update Covid-19 Karimun: Sembuh 3, Pasien Positif 3

17 Agustus 2022 - 16:48 WIB

Pimpin Upacara HUT RI ke 77, Bupati Karimun: Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

17 Agustus 2022 - 16:00 WIB

Polres Karimun Panitia Utama Upacara Bendera HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 12:00 WIB

Kompak! Satgas TMMD dan Masyarakat Cor Jalan Semenisasi Ratusan Meter

17 Agustus 2022 - 11:45 WIB

Ribuan Pengunjung Padati Lapangan Merdeka Lingga Saksikan Pawai Obor HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 10:44 WIB

Trending di Kepri