Menu

Mode Gelap
Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun Kadispora Karimun: Hasil Popda Kepri 2022 jadi Evaluasi Untuk Perbaikan Ada Pemeliharaan PLTU, Listrik di Karimun Padam Bergilir Mulai 29 Juli 2022

Karimun · 8 Apr 2020 14:06 WIB

Bupati Karimun Akan Revisi Surat Edaran Pemberlakuan Jam Malam


					Bupati Karimun, Aunur Rafiq di Gedung Nasional, Rabu (8/4/2020). (Foto: Candra Prasetya/Humas Pemkab Karimun). Perbesar

Bupati Karimun, Aunur Rafiq di Gedung Nasional, Rabu (8/4/2020). (Foto: Candra Prasetya/Humas Pemkab Karimun).

INFOTERKINI – Bupati Karimun, Aunur Rafiq telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor: 300 Bakesbangpol-Covid19/IV/01/2020.

SE yang diterbitkannya tertanggal 2 April 2020 itu, tentang pemberlakuan jam malam, dalam upaya pembatasan gerak masyatakat terhadap pencegahan dari resiko penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Karimun.

Isi dalam SE diantaranya, kepada Camat se-Kabupaten Karimun agar dapat menyampaikan himbauan kepada warga masyarakat di wilayahnya masing-masing, untuk tidak melakukan aktivitas dan kegiatan di luar rumah di atas pukul 20.30 s/d 04.00 WIB, kecuali untuk keperluan yang sifatnya mendesak dan penting.

Rafiq mengatakan, akan merevisi SE tersebut hari ini, Rabu (8/4/2020).

Perbaikan dilakukan lanjutnya, setelah melihat perkembangan tentang penanggulangan Covid-19 yang cukup dapat terkendali.

“Kita akan menambah jam malam dari 20.30 WIB menjadi 22.00 s/d 04.00 WIB. Revisinya dilakukan hari ini,” kata Rafiq di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun.

Disampaikannya, Pemkab Karimun tidak menghalangi pedagang berjualan di tengah mewabahnya Covid-19. Tapi  tidak menyiapkan tempat-tempat yang menimbulkan orang ramai.

“Pedagang masih dapat berjualan sampai saat ini, rumah makan, restoran silakan. Tapi tidak menyediakan layanan makan/minum ditempat, namun dibungkus dengan melakukan pembatasan terhadap akitivitas perdagangan sampai batas yang telah ditetapkan,” ucap Rafiq.

Tambahnya, Pemkab Karimun bersama Pemprov Kepri juga akan melihat masyarakat rentan akibat Covid-19 termasuk juga pedagang dan lain sebagainya.

“Bantuk perhatiannya akan membagikan bantuan sembako. Ini sedang kita siapkan dan dibahas. Mudah-mudahan sebelum bulan puasa sudah dapat disalurkan,” pungkas Rafq.

Penulis: kr

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Imunitas Polres Lingga Gelar Fun Bike dan Senam Aerobik

8 Agustus 2022 - 09:57 WIB

Santunan Belum Dapat, DP2KA Lingga Nunggak BPJS

8 Agustus 2022 - 09:51 WIB

TMMD ke 114: Dandim 0317/TBK Berbagi Sembako di 2 Desa

8 Agustus 2022 - 09:36 WIB

Didukung 12 OKP, Raden Richky Pimpin DPD KNPI Karimun Periode 2022-2025

8 Agustus 2022 - 09:13 WIB

Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI

6 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan

6 Agustus 2022 - 13:05 WIB

Trending di Headline