Menu

Mode Gelap
Pimpin Upacara HUT RI ke 77, Bupati Karimun: Kemiskinan dan Pengangguran Menurun HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman

Karimun · 28 Agu 2020 11:34 WIB

Bupati Karimun Imbau Masyarakat Hindari Bersalaman


					Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancara, Sabtu (22/8/2020). Perbesar

Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancara, Sabtu (22/8/2020).

Karimun, infoterkini.co.id – Masyarakat Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri diimbau untuk menghindari bersalaman atau berjabat tangan.

Imbauan menghindari sentuhan kontak secara langsung dari satu ke yang lainnya tersebut, salah satu cara pencegahan penyebaran Covid-19.

“Hindari bersalaman untuk saat ini. Karena dengan bersalaman, lebih cepat penularannya. Lakukan dengan cara yang lain, seperti menganggukkan kepala. Jika sudah bersalaman, segera mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Kamis (27/8/2020) siang.

Dijelaskannya, hal tersebut bukanlah untuk menghilangkan etika, budaya. Namun itu salah satu cara memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Secara hukum Islam sambungnya lagi, berjabatan tangan adalah sunnah. Menjaga kesehatan diri sendiri apalagi menjaga kesehatan orang lain, hukumannya adalah wajib.

“Mari kita dulukan yang wajib, baru kita ikuti yang sunnah. Mohon pengertian dan pemahamannya. Bukan melarang budaya kita. Tapi untuk saat ini, sentuhan-sentuhan fisik kita hindarkan dulu,” kata Rafiq.

Selain itu ia kembali menegaskan kepada masyarakatnya harus disiplin menjalankan protokol kesehatan terkait Covid-19.

“Wajib patuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker saat berada diluar rumah, menjaga jarak satu dan rajin mencuci tangan,” pinta Rafiq.

Seperti diberitakannya sebelumnya, hingga per tanggal 27 Agustus 2020, total terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Karimun 31 orang.

Dari jumlah tersebut, 19 orang diantaranya sembuh dan 12 lainnya masih diisolasi di RSUD Muhammad Sani Karimun.

(kr)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kodim 0317/TBK Gelar Lomba Mancing Meriahkan HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 22:30 WIB

Update Covid-19 Karimun: Sembuh 3, Pasien Positif 3

17 Agustus 2022 - 16:48 WIB

Pimpin Upacara HUT RI ke 77, Bupati Karimun: Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

17 Agustus 2022 - 16:00 WIB

Polres Karimun Panitia Utama Upacara Bendera HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 12:00 WIB

Kompak! Satgas TMMD dan Masyarakat Cor Jalan Semenisasi Ratusan Meter

17 Agustus 2022 - 11:45 WIB

Ribuan Pengunjung Padati Lapangan Merdeka Lingga Saksikan Pawai Obor HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 10:44 WIB

Trending di Kepri