Menu

Mode Gelap

Karimun · 14 Mar 2020 17:32 WIB

Bupati Karimun Minta Seluruh Instansi Kurangi Kegiatan yang Kumpulkan Massa


					Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat memberikan imbauan terkait virus corona pada agen kapal di pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Sabtu (14/3/2020). (Foto: Candra Prasetya/Humas Pemkab Karimun). Perbesar

Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat memberikan imbauan terkait virus corona pada agen kapal di pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Sabtu (14/3/2020). (Foto: Candra Prasetya/Humas Pemkab Karimun).

INFOTERKINI – Seluruh instansi pemerintah di jajaran Pemkab Karimun dan isntansi vertikal serta dari TNI-Polri di Kabupaten Karimun, diminta mengurangi atau membatasi kegiatan mengumpulkan orang dalam jumlah yang besar untuk sementara waktu ini.

“Senin depan saya akan buatkan ederannya,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Sabtu (14/3/2020).

Disampaikan Rafiq, hal tersebut sudah dilakukan di berbagai daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Jawa Tengah, Kota Sola dan Surabaya, sudah diimbau oleh pemerintah daerah masing-masing.

“Tujuan dari dilakukan mengurangi atau membatasi kegiatan mengumpulkan orang dalam jumlah yang besar, untuk mencegah penularan virus atau Covid-19,” kata Rafiq.

Selain itu, Bupati juga mengimbau kepada masyarakat untuk sementara waktu ini juga tidak melakukan aktivitas-aktivas yang mengumpulkan orang dalam jumlah yang besar.

“Mari bersama-sama kita hindari hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi di Kabupaten Karimun,” pinta Rafiq.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Karimun menyebutkan, sampai dengan saat ini belum ada masyarakatnya yang terkena virus corona.

Untuk mengantisipasi atau mencegah penularan virus tersebut, ia mengimbau kepada masyarakatnya selama dua minggu kedepan, untuk melakukan gaya bersalaman yang biasanya berjabat tangan, digantikan dengan saling berhadapan dan mengatupkan kedua telapak tangan tidak bersentuhan langsung.

Kemudian, ia juga sudah memberikan imbauan secara langsung ke agen-agen kapal di pelabuhan Tanjung Balai Karimun, agar terlebih dulu melakukan scanner terhadap penumpang yang membeli tiket.

Apabila panas atau suhu tubuh penumpang tersebut mencapai 38°C, diminta pihak agen berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk dilakulan pengawasan serta isolasi sementara sampai kondisinya membaik.

“Jika kondisinya tidak membaik, tingkat panasnya tetap tinggi, segera evekuasi penumpang tersebut ke rumah sakit rujukan, yaitu RSUD Muhammad Sani Karimun,” pinta Rafiq.

Penulis: ko

Baca Berita Lainnya di Google News
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bayi 7 Bulan di Lingga Meninggal Dunia Diduga Gizi Buruk

6 Desember 2022 - 12:42 WIB

Pemkab Karimun Bangun Jalan Lebuh-Penarah dan Kampung Asam-Sebele Senilai Rp 33 Miliar

6 Desember 2022 - 11:29 WIB

Luar Biasa, Warga Sekop Laut Lingga Bangun Gedung PAUD dari Dana Swadaya

6 Desember 2022 - 11:07 WIB

Polres Karimun Bantu Sembako Untuk Korban Kebakaran

5 Desember 2022 - 18:33 WIB

Operasi Pekat, Polres Karimun Amankan Petasan dan Kembang Api

5 Desember 2022 - 14:26 WIB

Ini Dugaan Penyebab Terbakarnya 3 Rumah Warga di Karimun

5 Desember 2022 - 13:18 WIB

Trending di Headline