Menu

Mode Gelap
Pimpin Upacara HUT RI ke 77, Bupati Karimun: Kemiskinan dan Pengangguran Menurun HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman

Karimun · 28 Jul 2020 17:45 WIB

Disparbud dan PTSP Karimun Sidak Tempat Usaha Terkait Izin Usaha


					Disparbud dan PTSP Kabupate Karimun melakukan sidak tempat usaha terkait izin usaha, Selasa (28/7/2020) siang.
Perbesar

Disparbud dan PTSP Kabupate Karimun melakukan sidak tempat usaha terkait izin usaha, Selasa (28/7/2020) siang.

Infoterkini.co.id – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) bersama Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri dan pihak kepolisian, Selasa (28/7/2020) siang melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke beberapa tempat usaha.

Beberapa tempat usaha yang di sidak, sudah melengkapi persyaratan perizinan usahanya.

“Semua kepengurusannya dilakukan secara online,” ujar Kepala Bidang Destinasi Disparbud Kabupaten Karimun, Suwarni.

Dikatakannya, syarat untuk pertimbangan teknis perizinan usaha diantaranya kondisi di lapangan, sarana dan fasilitas pendukung.

Jika ada ditemukan peraturan teknis belum diterbitkan tapi sudah melakukan permainan atau ada unsur judi dan sejenisnya yang melanggar hukum, akan dibekukan usaha tersebut.

“Kita sudah punya Perda No 5 tahun 2015 pasal 6 ayat 2 yang berbunyi, apabila usaha kepariwisataan adanya perjudian dan narkoba, bekerja sama dengan PTSP berhak membekukan usaha tersebut,” tegas Suwarni.

Sementara itu ditempat yang sama, Dwi Setiawan dari PTSP Kabupaten Karimun menyebutkan, di dalam izin pariwisata ada izin komersil yang wajib dimiliki setiap pelaku usaha baik itu hotel, arena permainan dan lain-lain.

Namun ada batasan waktu dalam kepengurusan izin komersil. Untuk sertifikatnya dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Usaha dan terakreditasi dari
lembaga independen diluar pemerintah seperti Sucofindo.

“Jika usahanya kecil memiliki batas waktu izin komersil sampai 10 tahun. Usaha menengah 5 tahun. Sedangkan usaha kategori besar, batas waktunya 2 tahun. Ada persyaratan tertentunya,” jelasnya.

Sedangkan, Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono mengimbau kepada seluruh pelaku usaha di Kabupaten Karimun untuk mematuhi segala peraturan perizanan dalam menjalankan usaha yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Jangan sampai melanggar izin yang diberikan. Jika ditemukan akan kita tindak tegas,” katanya.

 

Penulis: KT

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kodim 0317/TBK Gelar Lomba Mancing Meriahkan HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 22:30 WIB

Update Covid-19 Karimun: Sembuh 3, Pasien Positif 3

17 Agustus 2022 - 16:48 WIB

Pimpin Upacara HUT RI ke 77, Bupati Karimun: Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

17 Agustus 2022 - 16:00 WIB

Polres Karimun Panitia Utama Upacara Bendera HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 12:00 WIB

Kompak! Satgas TMMD dan Masyarakat Cor Jalan Semenisasi Ratusan Meter

17 Agustus 2022 - 11:45 WIB

Ribuan Pengunjung Padati Lapangan Merdeka Lingga Saksikan Pawai Obor HUT RI ke 77

17 Agustus 2022 - 10:44 WIB

Trending di Kepri