Iklan - Scroll Untuk Baca Artikel
NasionalPeristiwaTrend

DPR Dukung Angkatan Darat Perkuat Satuan Siber

×

DPR Dukung Angkatan Darat Perkuat Satuan Siber

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dave Akbarshah Fikarno Laksono. Foto: istimewa
IKUTI RCMNEWS di Google News

Jakarta, rcmnews – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dave Akbarshah Fikarno Laksono mendukung langkah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman, untuk memperkuat satuan siber TNI AD dalam menghadapi setiap potensi yang mengancam kedaulautan Indonesia.

Demikian keterangan pers yang diterima kantor pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Senin (23/1/2023).

Iklan - Scroll Untuk Melanjutkan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Langkah Jenderal Dudung sudah sangat sesuai dengan dinamika ancaman nyata saat ini, yaitu ancaman siber. Apalagi konsep penguatan postur yang disusun TNI AD sudah disertai dengan konsep peningkatan Sumber Daya Manusia dan teknologinya,” ujar Dave.

Hal ini disampaikan Dave terkait sudah diresmikannya gedung Siber dan Aset Manajemen di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta Pusat.

Baca Juga: 16 Tim Berlaga di Turnamen Sepak Bola Liga Karimun Bangkit

Menurut Dave, tepat jika Jenderal Dudung ingin menjadikan gedung tersebut berfungsi dalam banyak hal.

Mulai dari penyediaan platform aplikasi, basis data, dan informasi yang terintegrasi dengan berbagai sistem.

Dengan begitu, lanjut Dave, yang juga politisi dari Fraksi Golkar ini, hal tersebut nantinya akan memberikan informasi dan data yang komprehensif terkait hal yang dibutuhkan TNI AD.

“Kecakapan personel yang menjaga fasilitas itu juga harus ditingkatkan. Fasilitas teknologi terkininya juga. Itu harus seimbang antara fasilitas dan SDM,” katanya.

Baca Juga: Vaksinasi Dosis Keempat di Kabupaten Karimun Dimulai 24 Januari 2023

Menurut Dave, pembangunan fasiltas dan penguatan SDM sangat penting bagi TNI AD.

Apalagi saat ini sudah memasuki era revolusi industri 4.0. Dave mengatakan, Jenderal Dudung bisa meminta penyediaan tenaga ahli ke kampus-kampus TNI AD dalam merekrut personel untuk menjaga gedung Siber tersebut. Misalnya Kampus Universitas Pertahanan.

“Dalam menangkal serangan di media Siber harus lebih cepat, baik dalam investigasi maupun cara menyelesaikannya,” papar Dave.

Baca Juga: Drainase Meluap, Puluhan Rumah Warga di Karimun Terendam Banjir

Hanya saja, Dave menegaskan bahwa penguatan fasilitas dan SDM untuk menunjang kemampuan kinerja satuan TNI AD membutuhkan anggaran dana.

“Mendidik orang kan harus pakai duit. Tapi itu tergatung perencanaanya. Mereka sudah tahulah,” pungkas Dave.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *