Menu

Mode Gelap
Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun Kadispora Karimun: Hasil Popda Kepri 2022 jadi Evaluasi Untuk Perbaikan Ada Pemeliharaan PLTU, Listrik di Karimun Padam Bergilir Mulai 29 Juli 2022

Kepri · 28 Mar 2020 23:27 WIB

Gubernur Kepri Terbitkan Surat Edaran Cegah Penyebaran Covid-19 di Pelabuhan


					Tangkapan layar surat edaran Gubernur Kepri Nomor : 443.1/510/B.EKO-SET/2020: Perbesar

Tangkapan layar surat edaran Gubernur Kepri Nomor : 443.1/510/B.EKO-SET/2020:

INFOTERKINI – Plt Gubernur Kepri, Isdianto mengeluarkan Surat Edaran tentang pencegahan perkembangan dan penyebaran Covid-19 melalui pintu masuk pelabuhan di wilayah Provinsi Kepri.

Surat Edaran berhasil diperoleh infoterkini.co.id tertanggal 27 Maret 2020 itu, dengan Nomor : 443.1/510/B.EKO-SET/2020.

Penerbitan surat edaran tersebut, nenindaklanjuti Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), dan Keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 307 Tahun 2020 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Non Alam Wabah Penyakit Virus Corona di Provinsi Kepulauan Riau, dan sebagai upaya aktif untuk mengantisipasi penyebaran perkembangan Virus Corona.

Berikut isi yang tertuang di dalam surat edaran Gubernur Kepri Nomor : 443.1/510/B.EKO-SET/2020:

1. Setiap pendatang dari Luar Negeri baik Warga Negara Indonesia (WNI) maupun WargaNegara Asing (WNA) ke Wilayah Provinsi Kepulauan Riau, harus mengkarantina mandiriselama 14 (empat belas) hari dengan dilakukan pengawasan dari Pemerintah setempat.

2. Setiap Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang/dipulangkan agar segera dilakukan Ship to Ship ke kapal tujuan atau segera dibawa dengan kendaraan darat bus khusus ke tempat tujuan dan sesampainya ditempat tujuan agar dilakukan karantina mandiri atau di karantina di Rumah Perlindungan Trauma Centre (RPTC) Tanjungpinang selama 14 (empat belas) hari.

3. Setiap penumpang yang masuk pintu pelabuhan di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau agar dilakukan pengecekan kesehatan sesuai protokol COVID-19.

4. Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia Se- Provinsi Kepulauan Riau, agar ikut membantu mengatur dan mengawasi Karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di penampungan P3MI baik Pusat maupun Cabang di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau agar tidak terpapar Covid-19 dengan menjaga kesehatan, kebersihan dan tidak berpergian ke tempat keramaian, serta berkonsultasi dengan Pemerintah setempat.

Penulis: kt

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satgas TMMD ke 114 Karimun Kebut Penyelesaian Rehap RTLH

8 Agustus 2022 - 20:54 WIB

Tingkatkan Imunitas Polres Lingga Gelar Fun Bike dan Senam Aerobik

8 Agustus 2022 - 09:57 WIB

Santunan Belum Dapat, DP2KA Lingga Nunggak BPJS

8 Agustus 2022 - 09:51 WIB

TMMD ke 114: Dandim 0317/TBK Berbagi Sembako di 2 Desa

8 Agustus 2022 - 09:36 WIB

Didukung 12 OKP, Raden Richky Pimpin DPD KNPI Karimun Periode 2022-2025

8 Agustus 2022 - 09:13 WIB

Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI

6 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Trending di Headline