Menu

Mode Gelap

Karimun · 8 Mar 2020 15:59 WIB

Ini Motif Tewasnya Seorang Remaja di Paya Rengas Meral


					Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono. Perbesar

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono.

Infoterkini, Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono menyebutkan, penyebab (motif) seorang remaja berinisial MFU tewas gantung diri, di duga karena tidak dipinjamkan sepeda motor sama orang tuanya.

“Dugaan sementaranya itu,” ujar Herie saat dikonfirmasi infoterkini.co.id, Minggu (8/3/2020) siang.

Dikatakan Herie, berdasarkan keterangan dari orang tuanya, korban mau meminjam sepeda motor namun tidak diberi.

Hingga malam sebelum ditemukan tewas tergantung, korban ditinggal sendirian di rumah.

“Sekitar 30 menit kemudian, didapati korban sudah gantung diri, dan korban tidak ada riwayat penyakit menurut keterangan orang tua dan paman korban,” kata Herie.

Diberitakan sebelumnya, MFU berusia 17 tahun, ditemukan tewas tergantung di dalam rumahnya di Paya Rengas RT 01 RW 02 Parit Benut, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Sabtu (7/3/2020) malam.

MFU ditemukan temukan tewas dengan tali nilon warna biru yang mengikat di lehernya. Tali tersebut terikat di kayu plafon atap rumah.

Hasil olah TKP dan Visum Et Refertum (VER), terdapat tali tambang nilon warna biru yang terikat di kayu plafon atap rumah, kursi kayu sebagai alat tumpu berjarak 2,5 meter dari tali tambang nilon.

Kemudian, hasil identifikasi dan pemeriksaan luar (VER) terhadap korban, terdapat air seni pada celana pendek berwarna abu-abu yang dipakai korban.

Korban ditemukan pertama kali oleh orang tuanya berinisial U (48) pukul 20.15 WIB,

Sebelumnya, pada pukul 19.45 WIB, orang tua korban pergi keluar rumah menggunakan sepeda motor. Sedangkan korban, berada di rumah menonton televisi.

Disaat orang tua korban kembali pulang ke rumah, kondisi pintu rumah dalam keadaan terkunci.

Kemudian, orang tua korban membuka
paksa jendela rumah dan mendapati anaknya telah tergantung di ruang keluarga.

“Seketika itu Supendi (saksi/kakek korban) membuka jeratan tali nilon yang mengikat di leher korban. Sedangkan orang tua korban serta Purwanto (saksi/sepupu), menurunkan korban, selanjutnya membawa korban ke RSUD Muhamad Sani Karimun,” ucap Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono dalam keterangannya diberitakan sebelumnya.

 

Penulis: ko

Baca Berita Lainnya di Google News
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bayi 7 Bulan di Lingga Meninggal Dunia Diduga Gizi Buruk

6 Desember 2022 - 12:42 WIB

Pemkab Karimun Bangun Jalan Lebuh-Penarah dan Kampung Asam-Sebele Senilai Rp 33 Miliar

6 Desember 2022 - 11:29 WIB

Luar Biasa, Warga Sekop Laut Lingga Bangun Gedung PAUD dari Dana Swadaya

6 Desember 2022 - 11:07 WIB

Polres Karimun Bantu Sembako Untuk Korban Kebakaran

5 Desember 2022 - 18:33 WIB

Operasi Pekat, Polres Karimun Amankan Petasan dan Kembang Api

5 Desember 2022 - 14:26 WIB

Ini Dugaan Penyebab Terbakarnya 3 Rumah Warga di Karimun

5 Desember 2022 - 13:18 WIB

Trending di Headline