Menu

Mode Gelap
HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun

Karimun · 7 Agu 2020 10:56 WIB

Jumlah Kasus DBD di Kabupaten Karimun Bertambah


					Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi. (Foto: dok/infoterkini.co.id). Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi. (Foto: dok/infoterkini.co.id).

Infoterkini.co.id – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalami penambahan di tengah pandemi Covid-19.

Sejak Januari hingga tanggal 3 Agustus 2020, tercatat sebanyak 247 kasus DBD di Kabupaten Karimun.

Sebelumnya dari Januari sampai tanggal 22 Juli 2020, hanya 211 kasus. Dari 211 jumlah ini, satu pasien diantaranya meninggal dunia pada awal Juni 2020. Pasein berusia 11 tahun beralamat di Meral.

Selama dua belas hari itu, penambahan kasus DBD di daerah berjuluk bumi berazam ini sebanyak 36 kasus.

“Dari Januari hingga awal Agustus 2020 tercatat 247 kasus DBD. Yang paling banyak itu di bulan Juli 95 kasus. Sedangkan di awal Agustus ini baru ada 3 kasus,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi, Jumat (7/8).

Rachmadi meminta sekaligus mengimbau kepada seluruh masyarakat, selain disiplin mentaati protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19.

Juga sambungnya, untuk selalu waspada terhadap penularan DBD dengan lebih peduli dan peka akan kebersihan baik itu dilingkungan sendiri maupun disekitarnya.

Budaya dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat, harus dimulai dari lingkungan diri sendiri. Seperti tidak membuang sampah di sembarangan tempat. Ini sudah menjadi tanggungjawab kita semua.

“Upaya menekan jumlah kasus DBD, telah menggerakkan seluruh puskesmas bersama masyarakat bergotong-royong melakukan gerakan 3M Plus,” pungkas Rachmadi.

(nk)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satgas TMMD 114 Kodim 0317/TBK Selesai Bangun 9 Unit Jamban Warga Desa Parit

14 Agustus 2022 - 17:05 WIB

Adat Budaya Melayu Lingga Sambut Kapolres Baru

13 Agustus 2022 - 22:01 WIB

Neko Temui PSDKP Minta Tertibkan Kapal Ganggu Nelayan Lingga

12 Agustus 2022 - 17:17 WIB

Satgas TMMD 114 Kodim 0317/TBK Beri Penyuluhan Pertanian Kepada Warga

12 Agustus 2022 - 15:29 WIB

HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia

11 Agustus 2022 - 17:06 WIB

Tim Wasev Tinjau TMMD ke 114 Kodim 0317/TBK

11 Agustus 2022 - 16:52 WIB

Trending di Karimun