Menu

Mode Gelap
HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun

Karimun · 20 Mar 2020 18:01 WIB

Lagi, Anak di Bawah Umur Jadi Korban Pencabulan di Karimun


					C alias A (28 tahun), pelaku kasus pencabulan anak di bawah umur di Karimun berdiri dibelakang Kabag Ops Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara. Perbesar

C alias A (28 tahun), pelaku kasus pencabulan anak di bawah umur di Karimun berdiri dibelakang Kabag Ops Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara.

INFOTERKINI – Polisi kembali menggungkap kasus pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri

Pelakunya berinisial C alias A (28 tahun) merupakan warga beralamat di RT 003 RW 006 Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Meranti, Provinsi Riau.

Pelaku menyerahkan diri ke Polsek Tebing, kemudian dibawa ke Polres Karimun pada Senin 16 Maret 2020 sekitar pukul 16.00 WIB.

“Korbannya masih sekolah. Pada pertengahan Maret 2020, dua kali pelaku melakukan perbuatan bejatnya kepada korban. Pelaku dan korban saling kenal. Pelaku melakukan aksi jahatnya di rumah korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramonono didampingi Kabag Ops Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara kepada wartawan di Mapolres Karimun, Jumat (20/3/2020) sore.

Dikatakan Herie, perbuatan cabul (meraba payu dara, perut, alat kelamin serta mencium bibir) yang dilakukan pelaku disaat korban tidur didalam kamar pada Rabu 4 Maret 2020 sekitar jam 12.00 WIB.

Pelaku masuk kedalam kamar korban, dengan cara mendobrak pintu kamar kemudian mendekati dan langsung menutup mulut korban.

“Sebelum melakukannya, pelaku mengatakan kepada korban “Kalau mau main/setubuh saya kasi HP“. Namun korban tidak menjawab. Kemudian pelaku langsung melakukan perbuatan cabul terhadap korban,” ungkap Herie.

Ia menyebutkan, dalam kasus tersebut mengamankan barang bukti berupa 1 helai kaos lengan pendek warna kuning, 1 helai celana pendek warna putih corak bintik biru, 1 helai bra warna abu-abu dan 1 helai celana dalam warna pink.

“Pelaku dikenakan Pasal 81 ayat (2) dan/atauPasal 82 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan anak, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun atau denda paling banyak Rp 300 juta,” tutupnya.

 

Penulis: ko

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satgas TMMD 114 Kodim 0317/TBK Selesai Bangun 9 Unit Jamban Warga Desa Parit

14 Agustus 2022 - 17:05 WIB

Adat Budaya Melayu Lingga Sambut Kapolres Baru

13 Agustus 2022 - 22:01 WIB

Neko Temui PSDKP Minta Tertibkan Kapal Ganggu Nelayan Lingga

12 Agustus 2022 - 17:17 WIB

Satgas TMMD 114 Kodim 0317/TBK Beri Penyuluhan Pertanian Kepada Warga

12 Agustus 2022 - 15:29 WIB

HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia

11 Agustus 2022 - 17:06 WIB

Tim Wasev Tinjau TMMD ke 114 Kodim 0317/TBK

11 Agustus 2022 - 16:52 WIB

Trending di Karimun