Menu

Mode Gelap
HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun

Batam · 9 Jun 2020 10:37 WIB

Melawan dan Coba Melarikan Diri Saat Ditangkap, Polisi Tembak Kaki Tersangka Curat di Batam


					Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S didampingi Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto memberikan keterangan pers penangkapan 3 tersangka kasus curat di Mapolda Kepri, Senin (8/6/2020). Perbesar

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S didampingi Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto memberikan keterangan pers penangkapan 3 tersangka kasus curat di Mapolda Kepri, Senin (8/6/2020).

INFOTERKINI – Dua dari tiga orang tersangka yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), terpaksa diberikan tindakan tegas terukur dan terarah oleh tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri.

Tindakan tegas terukur dan terarah dengan melumpuhkan bagian kaki kedua tersangka.

“Saat akan dilakukan penangkapan, ke 2 tersangka mencoba melawan petugas dan melarikan diri,” jelas Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S didampingi Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto saat konferensi pers di Mapolda Kepri, Senin (8/6/2020).

Disampaikannya, berdasarkan laporan korban pada tanggal 5 Juni 2020 dan laporan polisi tanggal 7 Juni 2020, bahwa telah terjadi tindak pidana Pencurian di seputaran wilayah Kecamatan Batuaji dan Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Dari hasil Laporan tersebut tim teknis dari Ditreskrimum Polda Kepri dengan cepat menindaklanjutinya, hingga pada hari yang sama Jumat (5/6/2020) pukul 19.00 WIB tim berhasil mengamanakan satu orang tersangka inisial OBN diwilayah Batu Aji, Kota Batam.

Selanjutnya tim melakukan pengembangan, dari hasil interogasi terhadap OBN, bahwa tersangka telah melakukan tindak pidana pencurian di 25 lokasi bersama dengan inisial SP (DPO).

Berikutnya disekitaran wilayah Kampung Bule Nagoya Kota Batam, tim kembali berhasil mengamankan inisial MI tersangka yang berperan sebagai penadah barang curian tersebut”. Jelas Kabid Humas Polda Kepri.

Tim teknis Ditreskrimum Polda Kepri terus melakukan pencarian terhadap tersangka lain dan pada Minggu 7 Juni 2020. Kembali berhasil mengamankan tersangka inisial ARP di seputaran wilayah Batu Aji, Kota Batam.

“Sasaran dari tersangka adalah berbagai jenis barang elektronik seperti Handphone dan Laptop/Notebook. Kemudian barang hasil curian tersebut dijual oleh tersangka OBN dan SP
kepada tersangka inisial MI melalui inisial ARP,” ungkap Harry.

Modus operandi yang dilakukan oleh para tersangka adalah dengan mengamati rumah atau kos-kosan yang pintunya tidak dikunci. Kemudian tersangka masuk kedalam dan mengambil barang-barang elektronik yang ada didalam rumah ketika korban sedang lengah.

“Jika ketahuan korban, para tersangka tidak segan-segan untuk melakukan kekerasan,” tambah Harry.

Dalam kasus ini barang bukti yang diamankan adalah 16 unit handphone berbagai merk, camera, notebook merk acer, tas sandang, dompet merk gucci, uang tunai Rp 210.000, obeng, cutter, kawat untuk pembuka gembok/kunci dan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio.

“Atas tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka diancam dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun dan Pasal 480 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 4 tahun,” tutur Harry.

Disampaikannya juga, sampai dengan saat ini tim teknis Ditreskrimum Polda Kepri masih melakukan pengembangan untuk kemungkinan adanya tersangka-tersangka lain, dan tersangka SP (DPO) masih terus dilakukan pengejaran oleh petugas.

“Kami mengimbau kepada tersangka SP untuk segera menyerahkan diri, sehingga yang bersangkutan dapat menjalani proses hukum selanjutnya,” tutup Harry.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Neko Temui PSDKP Minta Tertibkan Kapal Ganggu Nelayan Lingga

12 Agustus 2022 - 17:17 WIB

Satgas TMMD 114 Kodim 0317/TBK Beri Penyuluhan Pertanian Kepada Warga

12 Agustus 2022 - 15:29 WIB

HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia

11 Agustus 2022 - 17:06 WIB

Tim Wasev Tinjau TMMD ke 114 Kodim 0317/TBK

11 Agustus 2022 - 16:52 WIB

Richky Pimpin Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Karimun, Begini Harapan Wabup

11 Agustus 2022 - 12:18 WIB

TMMD 114: Kodim 0317/TBK Sosialisasikan Kamtibmas Kepada Masyarakat

10 Agustus 2022 - 15:41 WIB

Trending di Karimun