Menu

Mode Gelap
Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun Kadispora Karimun: Hasil Popda Kepri 2022 jadi Evaluasi Untuk Perbaikan Ada Pemeliharaan PLTU, Listrik di Karimun Padam Bergilir Mulai 29 Juli 2022

Batam · 28 Jul 2020 20:32 WIB

Melawan Saat Ditangkap, 2 Residivis Curat di Batam Ditembak Polisi


					Press rilis pengungkapan kasus curat di Polda Kepri, Selasa (28/7/2020).
Perbesar

Press rilis pengungkapan kasus curat di Polda Kepri, Selasa (28/7/2020).

Infoterkini.co.id – MSS dan FTS ditangkap Tim Opsnal Subdit III Ditreskrimum Polda Kepri, setelah melakukan pencurian dengan pemberatan (curat) di 40 TKP di seputaran wilayah Kota Batam, Provinsi Kepri.

Dua laki-laki merupakan residivis dengan kasus yang sama tersebut, ditangkap di Food Court Avava Jodoh, Kota Batam, Senin (27/7/2020).

Penyelidikan kasus ini sudah dilakukan semenjak 15 Juli yang lalu, sejak korban melaporkan bahwa uang di rekeningnya hilang dan rumahnya telah dibongkar oleh pelaku.

“Tersangka berusaha melarikan diri dan melawan petugas saat mau ditangkap. Tim terpaksa memberikan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan ke arah kaki pelaku,” jelas Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto, Selasa (28/7).

Dikatakannya, terungkapnya kasus tersebut berawal Laporan Polisi dari salah seorang korban. Dimana pada Rabu 15 Juli 2020, korban yang berada ditempat kerjanya mendapatkan SMS Notifikasi Internet Banking, bahwa dari rekeningnya telah dilakukan tiga kali penarikan uang tunai.

Dikarenakan merasa tidak ada melakukan transaksi apapun, korban menuju kerumahnya dikawasan Perumahan Mediterania, Kota Batam.

Saat tiba dirumah didapati pintu rumahnya dalam keadaan terbuka dan barang-barang berharganya serta uang tunai sudah tidak ada. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 30 juta.

“Modus operandinya memantau rumah atau kos-kosan dan memperhatikan jam-jam tempat tersebut kosong ditinggal oleh penghuninya. Intinya para pelaku ini melihat kelengahan dari sipemilik rumah,” tutupnya.

Dalam kasus ini barang bukti yang berhasil diamankan adalah beberapa buah obeng, kunci gembok, pisau, tang, gunting seng, kunci motor serta kunci rumah, beberapa kartu ATM, Kartu identitas diri pelaku, satu unit sepeda motor, beberapa unit hp dan dua unit laptop.

Atas perbuatannya para pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama 9 taahun, dan tindak pidana pertolongan jahat (Penadah) Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama 4 tahun.

Penulis: KR

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Imunitas Polres Lingga Gelar Fun Bike dan Senam Aerobik

8 Agustus 2022 - 09:57 WIB

Santunan Belum Dapat, DP2KA Lingga Nunggak BPJS

8 Agustus 2022 - 09:51 WIB

TMMD ke 114: Dandim 0317/TBK Berbagi Sembako di 2 Desa

8 Agustus 2022 - 09:36 WIB

Didukung 12 OKP, Raden Richky Pimpin DPD KNPI Karimun Periode 2022-2025

8 Agustus 2022 - 09:13 WIB

Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI

6 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan

6 Agustus 2022 - 13:05 WIB

Trending di Headline