Menu

Mode Gelap
HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun

Karimun · 11 Apr 2020 23:41 WIB

Mulai Besok, Warga Karimun yang Pulang dari Luar Daerah Dikarantina Terpusat


					Bupati Karimun, Aunur Rafiq. Perbesar

Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

INFOTERKINI – Warga Kabupaten Karimun yang pulang dari luar daerah terpapar virus Corona atau Covid-19, seperti Malaysia dan Jakarta dikarantina terpusat selama dua hari.

Pemberlakuan ini dimulai besok, Minggu (12/4/2020).

Hal ini berdasarkan kesepakatan rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kasus Covid-19 Kabupaten Karimun di Gedung Nasional pada Jumat (10/4).

“Mulai besok, warga Karimun yang pulang dari daerah terjangkit Covid-19 akan dilakukan karantina selama 2 hari di pusat karantina yang telah disiapkan. Ini upaya dalam mencegah atau virus tersebut tidak menyebarluas,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Sabtu (11/4/).

Dikatakanya, jika selama dua hari warga tersebut tidak adanya gejala sakit terkait Covid-19, akan dikeluarkan dan harus melanjutkan karantina mandiri di rumah sampai 14 hari. Dengan catatan, yang bersangkutan tidak diperbolehkan keluar rumah.

Tapi, apabila selama dua hari itu warga tersebut mengalami gejala sakitnya, maka karantina terpusat dilanjutkan sampai 14 hari.

“2 hari jika tidak adanya gejala sakit terkiat Covid-19 dikeluarkan, dan melanjutkan karantina mandiri di rumahnya. Kalau ditemukan gejalanya, karantina terpusat lanjut sampai 14 hari. Apabila selama masa karantina mandiri warga tersebut sakit flu, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak napas, agar segera melakukan pemeriksaanke puskesmas, rumah sakit atau menghubungi call center 081268872141,” tutur Rafiq.

Disampaikannya, pemberlakuan hal tersebut sehubungan dengan perkembangan kondisi Covid-19 yang mengkhawatirkan dengan ditandai adanya data dan fakta.

Bahwa sambungnya, angka positif Covid-19 di Malaysia setiap hari bertambah tidak kurang dari 100 kasus baru, dan sampai tanggal 10 angka positifnya 4.346 orang.

Kemudian, pertambahan kasus baru di Indonesia setiap hari tidak kurang dari 200 orang, sebagian besar terjadi di Jakarta. Sampai tanggal 10 April, kasus positif di Indonesia 3.512 orang.

“Selain itu, kasus positif di Kepri dari 9 kasus menjadi 23 kasus dalam dua hari terakhir ini,” tambah Rafiq mengakhiri.

 

Penulis: ko

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satgas TMMD 114 Kodim 0317/TBK Selesai Bangun 9 Unit Jamban Warga Desa Parit

14 Agustus 2022 - 17:05 WIB

Adat Budaya Melayu Lingga Sambut Kapolres Baru

13 Agustus 2022 - 22:01 WIB

Neko Temui PSDKP Minta Tertibkan Kapal Ganggu Nelayan Lingga

12 Agustus 2022 - 17:17 WIB

Satgas TMMD 114 Kodim 0317/TBK Beri Penyuluhan Pertanian Kepada Warga

12 Agustus 2022 - 15:29 WIB

HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia

11 Agustus 2022 - 17:06 WIB

Tim Wasev Tinjau TMMD ke 114 Kodim 0317/TBK

11 Agustus 2022 - 16:52 WIB

Trending di Karimun