Menu

Mode Gelap
HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun

Karimun · 25 Feb 2020 23:00 WIB

Pasiter Kodim 0317/TBK Paparkan Ciri dan Penyebab Terjadinya Radikalisme pada Pelajar


					Pasiter Kodim 0317/TBK, Lettu Kav Tatang Rohimat menyampaikan materi saat menjadi narasumber pada pelatihan pencegahan masuknya faham radikalisme di kalangan generasi muda yang diselenggarakan Dispora di Hotel 21 Karimun,Selasa (25/2/2020) Perbesar

Pasiter Kodim 0317/TBK, Lettu Kav Tatang Rohimat menyampaikan materi saat menjadi narasumber pada pelatihan pencegahan masuknya faham radikalisme di kalangan generasi muda yang diselenggarakan Dispora di Hotel 21 Karimun,Selasa (25/2/2020)

Karimun, Infoterkni.co.id – Pasiter Kodim 0317/TBK, Lettu Kav Tatang Rohimat menjadi sebagai narasumber pada pelatihan pencegahan masuknya faham radikalisme di kalangan generasi muda, Selasa (25/2/2020) dengan tema ‘Melawan Radikalisme’.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Karimun itu, digelar di Hotel 21 Karimun.

Pelatihan diikuti sebanyak 100 orang peserta (pelajar SLTA) tersebut, dibuka oleh Kadispora Karimun, Usman. Turut hadir diantaranya Kepala Kemenag Karimun, Jamjuri.

Kepada peserta pelatihan, Tatang mengatakan, ada tiga pemahaman dasar tentang radikalisme. Pertama, radikal tidak selalu identik dengan kekerasan. Kedua, maknanya bisa positif atau negatif. Terakhir, tidak semata-mata merupakan sebuah gerakan aksi berbentuk wacana/pemikiran/keyakinan, tidak selalu bersumber pada ajaran agama.

Sementara ciri-cirinya, terbentuk dari respon terhadap kondisi yang sedang berlangsung. Respon tersebut diwujudkan dalam bentuk evaluasi, penolakan bahkan perlawanan.
Tidak pernah berhenti dalam upaya penolakannya sebelum terjadi perubahan drastis terhadap kondisi yang dikehendaki.

Selain itu, keyakinan sangat kuat terhadap program yang akan mereka jalankan. Menggunakan kekerasan dalam mewujudkan keinginannya. Menganggap semua yang bertentangan dengannya bersalah.

“Faktor-faktor penyebab terjadinya radikalisme diantaranya ekonomi, politik, sosial, psikologi dan pendidikan,” jelas Tatang.

Disampaikannya, pemuda target utama kelompok radikal. Untuk itu ia meminta para pemuda untuk terus meningkatkan pemahaman keagamaan, pemahaman terhadap agama yang benar dan utuh, integral serta komprehensif. Sehingga agama tidak dipahami secara parsial yang mengakibatkan terjadi kesalahpahaman.

 

“Bentuk komunitas damai di lingkungan sekitar. Menjadi sebagai pionir dimana cipta kedamaian, dengan melaksanakan sosialisasi bahaya radikalisme. Aktif melaksanakan pengawasan terhadap hal yang mencurigakan terkait penyebaran virus radikalisme,” pinta Tatang.

 

Pada kesempatan itu, Tatang menyampaikan, radikalisme merupakan ancaman bagi bangsa dan negara dan muncul akibat adanya perbedaan yang tidak dapat diterima dari pihak satu ke pihak yang lain di masyarakat.

Sehingga terjadilah penggunaan kekerasan ataupun pembalasan, akibat merasa tertindas dan menganggap cara seperti inilah yang paling tepat untuk dilakukan oleh mereka tanpa memikirkan akibat atau bahaya untuk orang lain, bahkan bangsa ini sendiri.

“Radikalisme mempunyai kecenderungan untuk membenci orang dengan menghancurkan orang lain. Dimana semangat tersebut tidak sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang sangat mengagungkan indahnya perbedaan,” tuturnya.

Tatang berharap, pelajaran yang diberikan tersebut dapat bermanfaat dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-sehari oleh para pelajar.

 

Penulis: ko

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Neko Temui PSDKP Minta Tertibkan Kapal Ganggu Nelayan Lingga

12 Agustus 2022 - 17:17 WIB

Satgas TMMD 114 Kodim 0317/TBK Beri Penyuluhan Pertanian Kepada Warga

12 Agustus 2022 - 15:29 WIB

HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia

11 Agustus 2022 - 17:06 WIB

Tim Wasev Tinjau TMMD ke 114 Kodim 0317/TBK

11 Agustus 2022 - 16:52 WIB

Richky Pimpin Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Karimun, Begini Harapan Wabup

11 Agustus 2022 - 12:18 WIB

TMMD 114: Kodim 0317/TBK Sosialisasikan Kamtibmas Kepada Masyarakat

10 Agustus 2022 - 15:41 WIB

Trending di Karimun