Menu

Mode Gelap
Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun Kadispora Karimun: Hasil Popda Kepri 2022 jadi Evaluasi Untuk Perbaikan

Karimun · 11 Sep 2020 12:03 WIB

Pemkab Karimun dan Perusahaan Teken Kesepakatan Bersama, ini Poin Pentingnya


					Bupati Karimun, Aunur Rafiq menyaksikan salah satu pihak perusahaan yang menandatangani kesepakatan bersama komitmen memperkerjakan tenaga kerja lokal di rumah dinasnya, Kamis (9/10/2020). Perbesar

Bupati Karimun, Aunur Rafiq menyaksikan salah satu pihak perusahaan yang menandatangani kesepakatan bersama komitmen memperkerjakan tenaga kerja lokal di rumah dinasnya, Kamis (9/10/2020).

KARIMUN, infoterkini.co.id – Setelah tahun 2016, Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri dan perusahaan yang ada di daerah tersebut kembali melakukan penandatangan kesepakatan bersama.

Adapun perusahaan yang melakukan penandatangan kesepakatan bersama, diantaranya PT KMS, PT MOS, PT Grace Rich Marine (GRM) dan PT China Comunication Construction (CCC).

Penandatangan dilaksanakan di rumah dinas Bupati Karimun, Aunur Rafiq pada Kamis (9/10/2020).

“Poin pentingnya tentang penyerapan tenaga kerja lokal sebesar 70%,” tegas Rafiq.

Dijelaskannya, dilakukan komitmen kembali untuk memberikan jaminan tenaga kerja lokal harus mendapat prioritas dalam rekrutmen tenaga kerja disetiap perusahaan.

Khususnya PT Saipem Karimun Yard (SKY) yang masih membutuhkan 2.000 tenaga kerja lagi, harus diisi oleh anak-anak tempatan. Terutama eks karyawan perusahaan tersebut yang sudah mempunyai keterampilan sesuai dengan formasi dibutuhkan.

Lanjutnya, PT SKY mempersantasekan dari 3.100 tenaga kerjanya, 8% dari Pangke, 53% pemuda Karimun, 32% dari luar Karimun seperti Batam dan Jawan. Kemudian 1,3% adalah TKA dari Itali lalu 0,3% dari Prancis.

“Dari data, saat ini di kawasan industri jumlah tenaga kerja di perusahaan-perusahaan yang ada lebih dari 8.900 orang. Sementara khusus di kawasan industri sekitar 5.300 orang.
Walaupun terjadinya pandemi Covid-19, tidak terjadi PHK dan perusahaan yang tutup,” kata Rafiq.

Disampaikannya, setelah dilakukan komitmen, Dinas Tenaga dan Perindustrian akan megawal ketat rekrutmen tenaga kerja disetiap perusahaan-perusahaan yang ada.

Apabila perusahaan melanggar komitmen yang telah disepakati, diberikan teguran tertulis dan bisa juga dikenakan penalti, seperti tidak memperpanjang izinnya.

“Setiap 3 bulan sekali kita lakukan evaluasinya. Sub-kontraktor disetiap perusahaan jangan nakal dan semaunya saja. Kita harapkan sub-kontraktor dari anak tempatan,” tegas Rafiq mengakhiri.

Turut hadir pada kesempatan tersebut diantaranya Pimpinan OPD terkait, pihak perusahaan, pemuda dan asosiasi.

 

Penulis: Redaksi
Foto: Eka Perdana/Humas Pemkab Karimun

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

TMMD 114: Kodim 0317/TBK Sosialisasikan Kamtibmas Kepada Masyarakat

10 Agustus 2022 - 15:41 WIB

AKBP Fadli Agus Jabat Kapolres Lingga

10 Agustus 2022 - 15:27 WIB

Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster

10 Agustus 2022 - 15:03 WIB

Kadisdikpora Lingga Infaq 10 Ribu Sepatu Untuk Anak Kurang Mampu

10 Agustus 2022 - 10:14 WIB

Satgas TMMD ke 114 Karimun Kebut Penyelesaian Rehap RTLH

8 Agustus 2022 - 20:54 WIB

Tingkatkan Imunitas Polres Lingga Gelar Fun Bike dan Senam Aerobik

8 Agustus 2022 - 09:57 WIB

Trending di Kepri