Menu

Mode Gelap
HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun

Karimun · 22 Mar 2020 22:12 WIB

Pemkab Karimun Masih Berupaya Bebaskan 8 Nelayan Moro yang Ditahan di Malaysia


					Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim menyerahkan bantuan kepada salah seorang keluarga nelayan Kecamatan Moro yang ditangkap pihak keamanan Malaysia, Minggu (22/3/2020). (Foto: istimewa). Perbesar

Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim menyerahkan bantuan kepada salah seorang keluarga nelayan Kecamatan Moro yang ditangkap pihak keamanan Malaysia, Minggu (22/3/2020). (Foto: istimewa).

INFOTERKINI – Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri saat ini masih berupaya membebaskan 8 orang nelayan Kecamatan Moro yang ditahan di Malaysia.

Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim mengatakan, atas nama pemerintah daerah mengaku cukup prihatin atas kejadian yang menimpa para nelayan tersebut.

Dikatakannya, Pemkab Karimun melalui Dinas Perikanan telah berupaya untuk mencari solusi agar persoalan nelayan yang ditahan di Malaysia segera dapat diselesaikan dengan baik.

“Kadis Perikanan nya sudah mendatangi Konsulat Malaysia di Pekanbaru. Selain itu, juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dan dengan pihak Konsulat Jenderal RI (KJRI) Johor Bahru, Malaysia,” ujar Anwar Hasyim saat mengunjungi keluarga para nelayan, di Pulau Bahan Desa Keban, Kecamatan Moro, Minggu (22/3/2020).

Ikut mendampingi Wakil Bupati, Anggota Dewan Dapil Moro-Durai, Raja Rafiza, Asisten I Pemkab Karimun, M Tang dan sejumlah pejabat Pemkab Karimun.

“Informasi, seharusnya pada Jumat (20/3) para nelayan kita itu sudah menjalani persidangan di Malaysia. Dikarenakan situasi di Malaysia lockdown karena virus corona, diundur sampai akhir bulan ini,” tutur Kadis Perikanan Karimun, Ahmadi menambahkan.

Disampaikan Anwar Hasyim, dalam kunjungannya itu selain bertujuan bersilaturahmi juga menyalurkan bantuan berupa uang dan  kebutuhan pokok kepada keluarga nelayan tersebut.

“Selain menyampaikan pemerintah daerah sedang berupaya menyelesaikan permasalahannya, kita juga berikan bantuan ke 8 keluarga nelayan agar beban mereka terkurangi,” ucapnya.

“Pemkab Karimun selalu memberikan dukungan dan berupaya dengan berbagai cara, agar para nelayan dapat  secepatnya bisa berkumpul lagi bersama keluarga,” tambah Anwar Hasyim mengakhiri.

Sebagaimana diberitakan, delapan nelayan tradisional itu ditangkap pihak kemanan Malaysia pada Selasa (10/3/2020).

Mereka ditangkap diduga telah masuk ke perairan Malaysia karena terbawa arus saat menangkap ikan.

Penulis: kr

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satgas TMMD 114 Kodim 0317/TBK Selesai Bangun 9 Unit Jamban Warga Desa Parit

14 Agustus 2022 - 17:05 WIB

Adat Budaya Melayu Lingga Sambut Kapolres Baru

13 Agustus 2022 - 22:01 WIB

Neko Temui PSDKP Minta Tertibkan Kapal Ganggu Nelayan Lingga

12 Agustus 2022 - 17:17 WIB

Satgas TMMD 114 Kodim 0317/TBK Beri Penyuluhan Pertanian Kepada Warga

12 Agustus 2022 - 15:29 WIB

HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia

11 Agustus 2022 - 17:06 WIB

Tim Wasev Tinjau TMMD ke 114 Kodim 0317/TBK

11 Agustus 2022 - 16:52 WIB

Trending di Karimun