Menu

Mode Gelap
HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun

Batam · 9 Mar 2020 17:14 WIB

Polda Kepri Amankan 20 Orang Terkait Kasus Penambangan Pasir Ilegal di Batam


					Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt didampingi Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Hanny Hidayat memberikan keterangannya terkait pengungkapan kasus penambangan pasir ilegal di Batam, Senin (9/3) siang. Perbesar

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt didampingi Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Hanny Hidayat memberikan keterangannya terkait pengungkapan kasus penambangan pasir ilegal di Batam, Senin (9/3) siang.

Infoterkini, Ditreskrimsus Polda Kepri pada Jumat (6/3/20) malam, mengamankan sebanyak 20 orang terkait kasus penambangan pasir ilegal.

Aktivitas penambangan dilakukan di daerah Simpang 3 depan Perumahan Symphoni Land Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Pengungkapan kasus tersebut setelah menerima informasi, bahwa aktifitas penambangan sangat meresahkan masyarakat.

Menindaklanjuti informasi yang diterima, Tim TRC (tim respon cepat) Subdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri, langsung menuju ke lokasi pada Jumat malam pukul 20.15 WIB. Di lokasi, tim menemukan adanya kegiatan penambangan tanah urug yang akan dicuci menjadi pasir.

Barang bukti yang disita berupa 11 unit mobil lori, 4 unit escavator dan 4 buku rekapan hasil penjualan tambang.

“20 orang diduga pelaku yang sedang melakukan proses penambangan ilegal dimaksud. Dari 20 orang, 4 bertindak sebagai operator alat berat (Escavator), 4 sebagai pencatat (ceker) dan 11 sebagai supir truck, sedangkan 1 lagi sebagai penjual kantin,” jelas Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt didampingi Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Hanny Hidayat dalam keterangannya kepada infoterkini.co.id, Senin (9/3) siang.

Dikatakan Harry, dari hasil pemeriksaan dan interogasi, bahwa pemilik kegiatan penambangan tanah urug/pasir tersebut berinisial A dan T (dalam pencarian). Penambangan merupakan lokasi pengurugan tanah yang tidak memiliki dokumen perizinan.

“Sampai dengan Saat ini, tim terus mengejar dan mengembangkan para pemilik usaha penambangan ilegal tersebut,” ucapnya.

 

 

Baca Juga: Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Coastal Area Karimun

Pasal yang dilangar dalam kasus tersebut adalah Pasal 158 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar rupiah dan/atau Pasal 109 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang lingkungan hidup dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun dan denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 3 miliar.

Harry mengimbau kepada masyarakat, agar didalam berusaha dan upaya seperti penambangan dilengkapi dengan izin dan dokumen yang sah.

“Penambangan ilegal berakibat rusaknya lingkungan seperti tanah longsor, banjir, susah mendapatkan air bersih, bencana alam lainya dan membahayakan masyarakat lingkungan sekitar,” katanya mengakhiri.

Penulis: kt

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Neko Temui PSDKP Minta Tertibkan Kapal Ganggu Nelayan Lingga

12 Agustus 2022 - 17:17 WIB

Satgas TMMD 114 Kodim 0317/TBK Beri Penyuluhan Pertanian Kepada Warga

12 Agustus 2022 - 15:29 WIB

HUT RI ke-77, Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Indonesia

11 Agustus 2022 - 17:06 WIB

Tim Wasev Tinjau TMMD ke 114 Kodim 0317/TBK

11 Agustus 2022 - 16:52 WIB

Richky Pimpin Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Karimun, Begini Harapan Wabup

11 Agustus 2022 - 12:18 WIB

TMMD 114: Kodim 0317/TBK Sosialisasikan Kamtibmas Kepada Masyarakat

10 Agustus 2022 - 15:41 WIB

Trending di Karimun