Menu

Mode Gelap
Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun Kadispora Karimun: Hasil Popda Kepri 2022 jadi Evaluasi Untuk Perbaikan

Batam · 7 Apr 2020 19:07 WIB

Polisi Amankan 71 Pengunjung Diskotik di Batam, Hasil Tes Urine 32 Positif Pakai Ekstasi


					71 pengunjung Diskotik Planet yang diamankan petugas berada di Polresta Barelang. Perbesar

71 pengunjung Diskotik Planet yang diamankan petugas berada di Polresta Barelang.

INFOTERKINI – Tempat hiburan malam atau THM di Kota Batam, Provinsi Kepri ada ditemukan tidak mematuhi anjuran Pemerintah dan Maklumat Kapolri tentang pencegahan Covid-19.

THM masih tetap beroperasi itu adalah Diskotik Planet VIP Room lantai 4, Hotel Planet Holiday, Kota Batam.

Menanggapinya, tim satgas penegakan hukum Operasi Aman Nusa II Seligi 2020 Polda Kepri melakukan penindakkan, Senin (6/4/2020) malam.

Hasilnya sebanyak 71 pengunjung diskotik tersebut diamankan, terdiri dari 35 laki-laki dan 36 Perempuan. Setelah diamankan, kesemuanya dibawa ke Polresta Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut, seperti tes urine.

“Dari 71 yang menjalani pemeriksaan urine, 32 orang diantaranya dengan hasil positif memakai ekstasi, 12 orang negatif. Sedangkan sisanya masih menunuggu hasil tes urine,” Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt dalam keterangannya, Selasa (7/4) sore.

Untuk yang positif tersebut sambungnya, diserahkan ke BNNP Kepri untuk menjalani rehabilitasi.

Sedangkan manajemen diskotik akan diterapkan pasal 14 Undang-undang nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular.

“Ancaman pidananya penjara paling lama 1 tahun dan paling singkat 6 bulan penjara dan/atau denda setinggi-tingginya Rp juta,” ucap Harry.

Harry mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri.

“Terapkan physical distance dengan cara tetap menjaga jarak dengan yang lainnya minimal satu setengah meter,” tegasnya mengakhiri.

Penulis: kt

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

TMMD 114: Kodim 0317/TBK Sosialisasikan Kamtibmas Kepada Masyarakat

10 Agustus 2022 - 15:41 WIB

AKBP Fadli Agus Jabat Kapolres Lingga

10 Agustus 2022 - 15:27 WIB

Kadinkes Karimun: Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Prokes dan Ikut Vaksin Booster

10 Agustus 2022 - 15:03 WIB

Kadisdikpora Lingga Infaq 10 Ribu Sepatu Untuk Anak Kurang Mampu

10 Agustus 2022 - 10:14 WIB

Satgas TMMD ke 114 Karimun Kebut Penyelesaian Rehap RTLH

8 Agustus 2022 - 20:54 WIB

Tingkatkan Imunitas Polres Lingga Gelar Fun Bike dan Senam Aerobik

8 Agustus 2022 - 09:57 WIB

Trending di Kepri