Polres Karimun Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu Jaringan Internasional

RCM NEWS - Oktober 8, 2021
Polres Karimun Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu Jaringan Internasional
Polres Karimun Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu Jaringan Internasional  
Penulis
|
Editor rcmnews

Karimun – Tim Panter Satresnarkoba Polres Karimun menggagalkan peredaran 1 kilogram narkoba jenis sabu-sabu jaringan internasional.

Sebanyak lima pelaku yang diamankan dalam kasus itu berinisial SN, AM, AD, SH dan PN. Atas perbuatannya para pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subsider 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 5-20 tahun penjara atau hukuman mati, atau pidana denda Rp 1-10 miliar.

“Banyaknya baru bukti sabu dalam 1 paket besar yang disita 1.038 gram. Modus operandinya mengedarkan,” ungkap Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, Jumat 8 Oktober 2021 kepada wartawan.

Kasatnarkoba AKP Elwin Kristanto menambahkan, pihaknya menerima informasi sedang adanya transaksi narkoba jaringan internasion tersebut disalah satu hotel di Karimun.

Dengan segera, timnya melakukan penyelidikan serta penangkapan terhadap para pelaku.

“Asal sabu dari Malaysia. Dari Karimun sabu seberat 1.038 gram dibawa ke Kalimantan dengan cara dimasukan ke anus menggunakan alat kontrasepsi,” jelas AKP Elwin Kristanto.

Baca Juga: Satpolairud Polres Karimun Temukan Nelayan yang Hilang Dalam Keadaan Selamat

Kapolres Karimun menambahkan, dari tanggal 11 sampai dengan 29 September Polres Karimun berhasil mengungkap sebanyak 6 kasus narkoba dengan 18 tersangka. Termasuk 5 tersangka dengan barang bukti sabu seberat 1.038 gram.

“18 orang yang diamankan terdiri dari 15 laki-laki dan 3 perempuan. TKP nya di wilayah Kecamatan Karimun 5 kasus dengan 13 tersangka laki-laki dan 2 perempuan, kemudian wilayah Kecamatan Meral 1 kasus dengan 2 tersangka laki-laki dan 1 perempuan,” jelas Kapolres Karimun.

Disampaikannya, total barang bukti sabu yang disita dari 6 kasus narkoba dengan 18 tersangka sebanyak 1086,13 gram.

Jika asumsi 1 gram dikonsumsu 3 sampau 4 orang, maka bisa menyelamatkan mencapai 4.000 jiwa manusia.

“Pelaku ada yang sebagai pengedar dan juga pemakai, tapi kebanyakannya pengedar, alasan mereka menjadi pengedar narkoba karena ekonomi,” tutur Kapolres Karimun.

Kapolres menegaskan, penanganan masalah narkoba bukan hanya polisi saja, harus dari seluruh elemen.

Baca Juga: Kapolres Karimun Bawa Kue Ulang Tahun ke Markas Kodim 0317/TBK

“Masyarakat Kabupaten Karimun sudah sangat peduli dalam memberantas narkoba,” katanya mengakhiri.

Untuk 13 pelaku lainnya dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subsider 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 4-20 tahun penjara, atau pidana denda Rp 800 juta sampai 10 miliar.






Tinggalkan Komentar







    

APLIKASI

IKLAN









     


Kalender

Oktober 2021
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

Close Ads X