Menu

Mode Gelap
Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun Kadispora Karimun: Hasil Popda Kepri 2022 jadi Evaluasi Untuk Perbaikan Ada Pemeliharaan PLTU, Listrik di Karimun Padam Bergilir Mulai 29 Juli 2022

Karimun · 11 Mei 2020 21:50 WIB

Pria Usia 50 Tahun di Karimun Tewas Gantung Diri


					Personel inafis Satreskrim Polres Karimun melakukan olah TKP ditekuman seorang pria isinial TM (50 tahun) warga RT 01 RW 02 Baran Timur Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun tewas tergantung, Senin (11/5/2020) pukul 14.00 WIB. Perbesar

Personel inafis Satreskrim Polres Karimun melakukan olah TKP ditekuman seorang pria isinial TM (50 tahun) warga RT 01 RW 02 Baran Timur Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun tewas tergantung, Senin (11/5/2020) pukul 14.00 WIB.

INFOTERKINI – Seorang pria isinial TM (50 tahun) ditekuman tewas tergantung atau gantung diri, Senin (11/5/2020) pukul 14.00 WIB.

Korban merupakan warga RT 01 RW 02 Baran Timur Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

Tali yang digunakan korban untuk mengakhiri nyawanya berjenis tambang nilon warna coklat dengan ukuran 260 cm.

Posisi tali terikat pada pintu rumah dan melilit leher korban yang mengenakan kaos oblong warna hitam dan celana jeans warna biru.

Di TKP, posisi lidah korban menjulur keluar akibat jeratan tali tambang nilon pada bagian atas jakun korban. Kemudian terdapat bekas air seni pada celana jeans warna biru yang digunakan korban.

“Korban ditemukan dalam keadaan tergantung di pintu rumah milik Tjuan Seng oleh Agustono (Manajer CV. Limun Kuda Mas) dan Agustian (keponakan korban). Korban ditemukan pertama kali oleh Be Ai Tju dan Taman yang merupakan teman korban,” jelas Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono dalam siaran pers elektroniknya, Senin (11/5) malam.

Dikatakannya, korban pada Minggu, 10 Mei 2020 pukul 08.00 WIB menyampaikan kepada Be Ai Tju, bahwa berniat akan bunuh diri terkait persoalan hidupnya.

Keesokannya hari pukul 10.00 WIB, koeban masih berkomunikasi dengan S Taman dan Kemat terkait aktifitas yang sedang dilakukan.

“Diduga perosalan hidup penyebab korban nekat mengantung diri mengakhiri nyawanya. Kita juga mendapatkan obat penenang merk risperidone pada kamar korban,” ungkap Herie.

Disampaikannya, hasil pemeriksaan luar (Visum Et Refertum) oleh personel Inafis Satreskrim Polres Karimun dan petugas forensik RSUD Muhammad Sani Karimun, tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

Hanya sambungnya, terdapat lebam mayat pada seluruh ujung jari tangan korban dan ujung jari kaki korban.

“Penyebab kematian korban masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Pihak keluarga membuat surat pernyataan tidak dilakukan otopsi,” pungkas Herie.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satgas TMMD ke 114 Karimun Kebut Penyelesaian Rehap RTLH

8 Agustus 2022 - 20:54 WIB

Tingkatkan Imunitas Polres Lingga Gelar Fun Bike dan Senam Aerobik

8 Agustus 2022 - 09:57 WIB

Santunan Belum Dapat, DP2KA Lingga Nunggak BPJS

8 Agustus 2022 - 09:51 WIB

TMMD ke 114: Dandim 0317/TBK Berbagi Sembako di 2 Desa

8 Agustus 2022 - 09:36 WIB

Didukung 12 OKP, Raden Richky Pimpin DPD KNPI Karimun Periode 2022-2025

8 Agustus 2022 - 09:13 WIB

Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI

6 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Trending di Headline