Menu

Mode Gelap
Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun Kadispora Karimun: Hasil Popda Kepri 2022 jadi Evaluasi Untuk Perbaikan Ada Pemeliharaan PLTU, Listrik di Karimun Padam Bergilir Mulai 29 Juli 2022

Karimun · 9 Jul 2020 11:36 WIB

Ringankan Beban Orang Tua, ini Kebijakan Disdik Karimun soal Seragam Sekolah


					Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim. (Foto: istimewa). Perbesar

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim. (Foto: istimewa).

Infoterkini.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kaupaten Karimun, Provisi Kepri telah mengambil kebijakan soal seragam siswa SD dan juga SMP untuk tahun ajaran baru 2020/2021.

Kebijakan yang diambil adalah, sekolah maupun paguyuban sekolah tidak lagi menyediakan atau mengadakan seragam sekolah siswa.

“Jika dulu adanya baju kurung, batik dan olahraga yang dikelola oleh paguyuban sekolah. Kini tidak ada lagi seperti itu. Tidak ada lagi pengadaan baju-baju itu,” ujar Kadisdik Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim kepada infoterkini.co.id, Kamis (9/7/2020).

Dikatakannya, untuk siswa SD hanya mengenakan kemeja warna putih dan rok atau celana berwana merah, yang dibeli masing-masing orang tua siswa.

“Hari Senin sampai Kamis, siswa SD pakai seragam tersebut. Hari Jumat baju kurung bebas, hari Sabtu baju olahraha bebas. Begitu dengan di SMP juga sama, Senin-Kamis mengenakan kemeja putih dengan rok atau celana berwarna biru laut. Hari Jumat baju kurung bebas dan hari Sabtu baju olahraga bebas,” jelas Bakri Hasyim.

Bakri Hasyim menyampaikan, kebijakan yang diambil tersebut untuk membantu meringankan beban orang tua di tengah menghadapi pandemi Covid-19 terjadi saat ini.

Karena sambungnya, dampak dari wabah virus itu banyak orang tua yang di PHK atau di rumahkan dari tempat kerjanya.

“Hal itu tentu berdampak pada penghasilan mereka. Maka dari itu, Disdik Karimun tidak mau menambah beban orang tua siswa,” kata Bakri Hasyim mengakhiri.

 

Penulis: NK
Editor   : Redaksi

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Imunitas Polres Lingga Gelar Fun Bike dan Senam Aerobik

8 Agustus 2022 - 09:57 WIB

Santunan Belum Dapat, DP2KA Lingga Nunggak BPJS

8 Agustus 2022 - 09:51 WIB

TMMD ke 114: Dandim 0317/TBK Berbagi Sembako di 2 Desa

8 Agustus 2022 - 09:36 WIB

Didukung 12 OKP, Raden Richky Pimpin DPD KNPI Karimun Periode 2022-2025

8 Agustus 2022 - 09:13 WIB

Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI

6 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan

6 Agustus 2022 - 13:05 WIB

Trending di Headline