Menu

Mode Gelap
Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun Kadispora Karimun: Hasil Popda Kepri 2022 jadi Evaluasi Untuk Perbaikan Ada Pemeliharaan PLTU, Listrik di Karimun Padam Bergilir Mulai 29 Juli 2022

Batam · 7 Jul 2020 21:17 WIB

Rudi : Pastikan Peralatan dan Area Penyembelihan Kurban Bersih


					Wali Kota Batam, M Rudi dalam rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam di Panggung Dataran Engku Putri, Selasa (23/6/2020). (Foto: istimewa). Perbesar

Wali Kota Batam, M Rudi dalam rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam di Panggung Dataran Engku Putri, Selasa (23/6/2020). (Foto: istimewa).

Infoterkini.co.id – Proses penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha 1441 H/2020 ini juga harus menerapkan jaga jarak atau physical distancing. Aturan ini disampaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi melalui Surat Edaran nomor 13/Kesra/tahun 2020 tertanggal 3 Juli 2020.

“Pemotongan hewan kurban dilakukan di area yang memungkinkan untuk penerapan jarak fisik. Penyembelihan hanya dihadiri panitia dan pihak yang berkurban agar penyelenggara dapat mengatur kepadatan di lokasi,” kata Rudi.

Jarak antar panitia baik di bagian pemotongan, pengulitan, pencacahan, hingga pengemasan daging juga harus diatur. Dan pendistribusian daging hewan kurban dilakukan langsung oleh panitia ke rumah mustahik. Sehingga tidak terjadi kerumunan warga di lokasi pembagian daging.

Selain soal jarak, kebersihan pun menjadi poin penting yang diatur melalui surat edaran tersebut. Baik itu kebersihan petugas, maupun area dan peralatan.

Pengukuran suhu tubuh juga harus dialkukan di pintu atau jalur masuk tempat penyembelihan. Seluruh panitia wajib mengenakan masker, pakaian lengan panjang, serta sarung tangan selama proses kurban.

Panitia juga mesti diedukasi untuk tidak menyentuh mata, hidung, mulut, dan telinga. Serta rajin mencuci tangan dengan sabun atau gunakan hand sanitizer.

“Hindari berjabat tangan serta perhatikan etika batuk, bersin, dan meludah. Segera bersihkan diri, mandi, begitu pulang,” pesannya.

Seluruh peralatan harus dibersihkan dan didisinfeksi. Baik itu sebelum maupun setelah selesai proses pekerjaan. Kemudian usahakan satu orang memegang satu alat, sehingga tidak bergantian. Apabila harus menggunakan alat lain, pastikan alat tersebut sudah didisinfeksi sebelum digunakan.

 

Sumber: MCB

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satgas TMMD ke 114 Karimun Kebut Penyelesaian Rehap RTLH

8 Agustus 2022 - 20:54 WIB

Tingkatkan Imunitas Polres Lingga Gelar Fun Bike dan Senam Aerobik

8 Agustus 2022 - 09:57 WIB

Santunan Belum Dapat, DP2KA Lingga Nunggak BPJS

8 Agustus 2022 - 09:51 WIB

TMMD ke 114: Dandim 0317/TBK Berbagi Sembako di 2 Desa

8 Agustus 2022 - 09:36 WIB

Didukung 12 OKP, Raden Richky Pimpin DPD KNPI Karimun Periode 2022-2025

8 Agustus 2022 - 09:13 WIB

Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI

6 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Trending di Headline