Menu

Mode Gelap

Karimun · 21 Mar 2020 16:13 WIB

Sudah 7 Anak di Bawah Umur di Karimun Jadi Pelaku Tindak Pidana


					Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono. Perbesar

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono.

INFOTERKINI – Belakangan ini Satreskrim Polres Karimun telah mengungkap beberapa kasus tindak kejahatan (pencabulan) yang dialami anak di bawah umur di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Namun, Satreskrim Polres Karimun juga mengungkap kasus tindak pidana yang anak di bawah umur menjadi sebagai pelakunya.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono mengatakan, sudah 7 orang anak di bawah umur di Kabupaten Karimun yang diamankan karena menjadi pelaku tindak pidana.

Ia menyebutkan, anak berhadapan dengan hukum (ABH) itu, sudah tidak lagi bersekolah atau putus sekolah.

“Dari Januari sampai sepanjang Maret 2020, sudah ada tujuh anak di bawah umur menjadi sebagai pekaku tindak pidana. Untuk kasus paling banyak adalah kejahatan jalanan (Pencurian dan Penadahan),” ungkap Herie saat dikonfirmasi infoterkini.co.id, Sabtu (21/3/) sore.

Baca Juga: Lagi, Anak di Bawah Umur Jadi Korban Pencabulan di Karimun

Salah satu kasus terbaru yang anak di bawah umur menjadi pelakunya diungkap Satreskrim Polres, adalah kasus pencurian dengan pemberatan pada tanggal 14 Maret 2020 malam.

Pelakunya, seorang perempuan berinisial WEW berusia 16 tahun ditangkap pada, Selasa 17 Maret 2020 malam, di kos-kosan yang berada di Jalan Pertambangan Kelurahan Sungai Lakam Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun.

Barang bukti yang diamankan polisi dari pelaku berupa 1 unit Laptop merk LENOVO G40-80 warna hitam, uang sebesar Rp 500 ribu, 1 buah buku tabungan BRI an Suranto, 1 ATM Bank Mandiri dan peralatan kosmetik.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono kepada wartawan, Jumat (20/3) sore menyampaikan, pelaku melakukan aksi kejahatannya di salah satu rumah warga di Perumahan New Orleans Kecamatan Karimun.

Dalam aksinya, pelaku mengambil 1 unit Laptop merk Lenovo warna hitam yang terletak diatas meja tamu, tas rangsel yang berisikan uang Rp 5 juta dan surat surat berharga yang terletak diatas mesin jahit.

“Pelaku masuk dari kedalam rumah korban melalui pintu belakang. Setelah itu, pelaku keluar dari dalam rumah dengan membawa barang barang tersebut. Korban (pelapor) baru mengetahui laptop dan uangnya hilang, pada keesokan paginya disaat istrinya menanyakan uang belanja,” ucapnya.

Baca Juga: Update Virus Corona di Kabupaten Karimun Tanggal 21 Maret 2020

Atas perbuatannya, tersangka WEW dikenakan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun Jo Undang-undang no 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Peraturan Pelaksanaannya.

Penulis: kr

Baca Berita Lainnya di Google News
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Karimun Sosialisasikan Perpol No 4 Tahun 2020 ke Pimpinan Perusahaan dan Satpam

30 November 2022 - 17:59 WIB

Polisi Latih PBB Siswa SDN 007 Kundur Barat

30 November 2022 - 17:45 WIB

Polres Karimun Tertibkan Juru Parkir, ini Hasilnya

30 November 2022 - 12:42 WIB

Hadiri Tabligh Akbar, Charli Donna Ajak Perkuat Ukhuwah Islamiyah

30 November 2022 - 12:15 WIB

Kapolres Karimun: Operasi Pekat Seligi 2022 Ciptakan Situasi Kondusif

29 November 2022 - 20:48 WIB

Cuaca Ekstrim, Polisi Periksa Alat Keselamatan dan Dokumen Kapal Penumpang

29 November 2022 - 16:01 WIB

Trending di Karimun