Menu

Mode Gelap

Batam · 19 Agu 2020 13:09 WIB

Terlibat Narkoba, Oknum PNS di Kota Tanjungpinang Dibekuk Polisi


					Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Muji Supriyadi memberikan keterangan pers pengungkapan kasus narkoba dengan BB 1,48 kg daun ganja kering dan 77 butir pil ekstasi, di Media Center Polda Kepri, Rabu (19/8/2020). Perbesar

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Muji Supriyadi memberikan keterangan pers pengungkapan kasus narkoba dengan BB 1,48 kg daun ganja kering dan 77 butir pil ekstasi, di Media Center Polda Kepri, Rabu (19/8/2020).

Batam, infoterkini.co.id – Ditresnarkoba Polda Kepri mendapatkan barang bukti 1,48 kg daun ganja kering dan 77 butir pil ekstasi.

Barang haram tersebut didapat dari tujuh orang berinisial RSP alias R, DS alias D, BN alias B, AEZ alias A, RK alias M, AK alias A dan DS alias D.

“Pengungkapan kasus ini dari tanggal 14-16 Agustus 2020 di beberapa wilayah Provinsi Kepri. Antara lain Kota Tanjungpinang, Batu Ampar Kota Batam dan Baloi Permai Kota Batam,” ujar Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Muji Supriyadi di Media Center Polda Kepri, Rabu (19/8/2020).

Dijelaskannya, dari dua tersangka pengedar pil ekstasi, salah satunya berinisial RSP alias R merupakan oknum PNS di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri.

“RSP alias R membawa, memiliki dan menyimpan pil ekstasi sebanyak 77 butir,” beber Harry.

Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Muji Supriyadi menyampaikan, untuk daun ganja kering berasal dari salah satu daerah di Sumatera.

Saat timnya melakukan penangkapan, barang haram tersebut sudah berbentuk pecahan-pecahan paket yang siap diedarkan.

“Pil ekstasi akan diedarkan oleh tersangka di wilayah Kota Tanjungpinang,” tambah Muji Supriyadi.

Dikatakan keduanya, kasus tersebut merupakan pengungkapan yang kesekian kalinya. Dan hal ini menunjukkan keseriusan pihaknya dalam pemberantasan narkoba di wilayah Provinsi Kepri.

Atas perbuatannya para tersangka akan diterapkan Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Pasal 114 Ayat (1), ayat (2) Dan Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (2), dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun.

(kr)

Baca Berita Lainnya di Google News
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Karimun Sosialisasikan Perpol No 4 Tahun 2020 ke Pimpinan Perusahaan dan Satpam

30 November 2022 - 17:59 WIB

Polisi Latih PBB Siswa SDN 007 Kundur Barat

30 November 2022 - 17:45 WIB

Polres Karimun Tertibkan Juru Parkir, ini Hasilnya

30 November 2022 - 12:42 WIB

Hadiri Tabligh Akbar, Charli Donna Ajak Perkuat Ukhuwah Islamiyah

30 November 2022 - 12:15 WIB

Kapolres Karimun: Operasi Pekat Seligi 2022 Ciptakan Situasi Kondusif

29 November 2022 - 20:48 WIB

Cuaca Ekstrim, Polisi Periksa Alat Keselamatan dan Dokumen Kapal Penumpang

29 November 2022 - 16:01 WIB

Trending di Karimun