Menu

Mode Gelap
Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI Update Covid-19 Karimun: Bertambah Lagi, Positif Covid-19 Tersebar di 4 Kecamatan Oknum Guru SD di Kundur Pelaku Pencabulan 5 Siswa Dinonaktifkan Terjadi Lakalantas di Karimun, Begini Penjelasan Polisi Berstatus PNS, Oknum Guru Agama yang Cabuli 5 Siswa SDN di Kundur Terancam Dipecat Oknum Guru SD di Kabupaten Karimun Cabuli 5 Siswa dengan Iming-iming Nilai Tinggi Positif Covid-19 di Karimun 6 Orang, Kadinkes: Semuanya Isoman Telah Dibuka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD KNPI Karimun Kadispora Karimun: Hasil Popda Kepri 2022 jadi Evaluasi Untuk Perbaikan Ada Pemeliharaan PLTU, Listrik di Karimun Padam Bergilir Mulai 29 Juli 2022

Karimun · 19 Jul 2020 10:44 WIB

Waspada, Sudah ada 180 Kasus DBD di Kabupaten Karimun


					Kadinkes Kabupaten Karimun, Rachmadi. (Foto: dok/infoterkini.co.id). Perbesar

Kadinkes Kabupaten Karimun, Rachmadi. (Foto: dok/infoterkini.co.id).

Infoterkini.co.id – Kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) kembali ada di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri di tengah pandemi Covid-19.

Untuk itu, masyarakat diminta untuk selalu waspada terhadap penularan DBD.

Sampai dua hari lalu, sudah tercatat 180 kasus DBD di daerah berjuluk bumi berazam ini.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi usai acara peresmian gedung baru UPT Puskesmas Meral, Sabtu (18/7/2020) siang.

Dikatakannya, kasus DBD sebagian besar tersebar dibeberapa Kecamatan, yaitu Karimun, Meral, Meral Barat, Tebing dan Kundur.

“Yang paling banyak kasus DBD nya di 5 Kecamatan tersebut. Pasiennya selain anak-anak, juga ada orang dewasa,” ujar Rachmadi.

Upaya menekan jumlah kasus DBD, disampaikannya, telah menggerakkan seluruh puskesmas bersama-sama masyarakat untuk bergotong royong melalui gerakan 3M Plus.

Selain itu, juga sudah menyebarkan surat edaran Bupati Karimun kepada  Camat se-Kabupaten Karimun.

Dengan harapan para Camat menindaklanjuti ke kelurahan sampai desa di masing-masing wilayahnya, untuk melakukan gotong royong secara bersama-sama dengan masyarakatnya melalui gerakan 3M Plus.

“Dinkes Karimun telah menyiapkan bubuk abate, begitu juga untuk foggingnya. Terhadap 5 kecamatan tersebut sudah dilakukan fogging,” pungkas Rachmadi.

Gerakan 3M Plus terdiri dari:

  • Menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain
  • Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya
  • Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah.

 

Penulis & Editor: KR I Redaksi

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satgas TMMD ke 114 Karimun Kebut Penyelesaian Rehap RTLH

8 Agustus 2022 - 20:54 WIB

Tingkatkan Imunitas Polres Lingga Gelar Fun Bike dan Senam Aerobik

8 Agustus 2022 - 09:57 WIB

Santunan Belum Dapat, DP2KA Lingga Nunggak BPJS

8 Agustus 2022 - 09:51 WIB

TMMD ke 114: Dandim 0317/TBK Berbagi Sembako di 2 Desa

8 Agustus 2022 - 09:36 WIB

Didukung 12 OKP, Raden Richky Pimpin DPD KNPI Karimun Periode 2022-2025

8 Agustus 2022 - 09:13 WIB

Begini Kata Bupati Karimun Soal Dualisme KNPI

6 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Trending di Headline