Menu

Mode Gelap
Ada 1 Kasus Probable Omicron di Karimun, Begini Kata Kadinkes Ada Kebocoran, PLN Karimun Lakukan Pemadaman, Berikut Wilayahnya Ini Nama-nama Kepala Dinas dan Camat di Kabupaten Karimun yang Dilantik Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Pengiriman PMI Ilegal ke Malaysia, 3 Tersangka Ditangkap Dalam Sehari, Minyak Goreng Rp 14 Ribu Ludes Terjual di Lingga Tidak Ada Pesta Kembang Api Terpusat pada Perayaan Imlek 2022 di Karimun Bertambah 1 Lagi, Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Karimun jadi 2 Orang Waduh, Ada Lagi Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Karimun Tak ada Warga Kabupaten Karimun yang Divaksin Covid-19 pada 23 Januari 2022 Pelaku Jambret Kalung Emas di Lingga Ditangkap Polisi, Korbannya Anak-anak

Internasional · 27 Nov 2021 11:24 WIB

WHO Peringatkan Ancaman COVID-19 Varian Omicron


 Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (foto: dok). Varian omicron telah memicu perebakan COVID-19 di Afrika Selatan meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir.
Perbesar

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (foto: dok). Varian omicron telah memicu perebakan COVID-19 di Afrika Selatan meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir.

Internasional, RCMNEWS.id – Badan Kesehatan Dunia WHO hari Jumat (26/11) mengklasifikasikan varian B.1.1.529 yang terdeteksi di Afrika Selatan sebagai “varian SARS CoV-2 yang mengkhawatirkan,” dengan mengatakan virus itu mungkin meluas lebih cepat dibanding varian lain.

Bukti awal menunjukkan ada peningkatan risiko penularan kembali dan ada “perubahan yang mengganggu dalam epidemiologi COVID-19,” demikian pernyataan WHO setelah melangsungkan pertemuan tertutup dengan sejumlah pakar independen yang mengkaji data-data yang ada.

Perebakan COVID-19 di Afrika Selatan telah meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir ini, bertepatan dengan deteksi varian yang kini ditetapkan sebagai “omicron.”

WHO mengatakan, “Varian (omicron) ini memiliki sejumlah besar mutasi, sebagian di antaranya mengkhawatirkan. Bukti awal menunjukkan peningkatan risiko infeksi ulang varian ini dibanding varian lain yang menjadi perhatian.”

“Omicron” adalah varian kelima yang disebut dengan nama seperti ini. “Varian ini telah terdeteksi pada tingkat yang lebih cepat dibanding lonjakan infeksi sebelumnya, menunjukkan bahwa varian ini mungkin memiliki ‘keunggulan’,” tambah pernyataan itu.

WHO mengatakan tes PCR saat ini masih tetap berhasil mendeteksi varian baru itu.

Sebelumnya WHO mengingatkan negara-negara agar tidak terburu-buru memberlakukan pembatasan perjalanan terkait varian baru ini, dengan mengatakan mereka harus mengambil “pendekatan berbasis risiko dan ilmiah.”

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ada 1 Kasus Probable Omicron di Karimun, Begini Kata Kadinkes

27 Januari 2022 - 17:19 WIB

Ada Kebocoran, PLN Karimun Lakukan Pemadaman, Berikut Wilayahnya

27 Januari 2022 - 16:24 WIB

Pemkab Lingga Tingkatkan Mutu Kuantitas/Kualitas Pembangunan, Kesehatan dan Pendidikan

27 Januari 2022 - 15:31 WIB

Ini Nama-nama Kepala Dinas dan Camat di Kabupaten Karimun yang Dilantik

27 Januari 2022 - 14:53 WIB

Pesan Bupati Linga, BPD Jangan Terkesan jadi Pemberi Stempel

27 Januari 2022 - 13:21 WIB

Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Pengiriman PMI Ilegal ke Malaysia, 3 Tersangka Ditangkap

26 Januari 2022 - 18:44 WIB

Trending di Headline